Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 0,96%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Kamis, karena kerugian di Infrastruktur, sektor properti dan Pertanian dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG turun 0,96%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Gunawan Dianjaya Steel Tbk (JK: GDST), yang naik 32,98% atau 31 poin untuk perdagangan di 125 pada penutupan. Sementara itu, Jakarta Kyoei Steel Works Tbk (JK: JKSW) menambahkan 21,43% atau 12 poin menjadi berakhir pada 68 dan Jaya Pari Steel Tbk (JK: JPRS) naik 20,83% atau 30 poin ke 174 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Lionmesh Prima Tbk (JK: LMSH), yang jatuh 10,00% atau 60 poin untuk perdagangan di 540 pada penutupan. Solusi Tunas Pratama Tbk (JK: SUPR) menurun 10,00% atau 800 poin menjadi berakhir pada 7200 dan Langgeng Makmur Industri Tbk (JK: LMPI) turun 10,00% atau 17 poin ke 153.

Jatuh kalah jumlah saham yang maju di Bursa Efek Jakarta dengan 216-89 dan 79 berakhir tidak berubah.

Saham Gunawan Dianjaya Steel Tbk (JK: GDST) naik ke tertinggi 52-minggu; memperoleh 32,98% atau 31-125.

Minyak mentah untuk pengiriman Oktober turun 0,20% atau 0,09 ke $ 44,61 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman November turun 0,41% atau 0,19 untuk memukul $ 46,70 per barel, sementara kontrak emas Desember turun 0,16% atau 2,15 diperdagangkan pada $ 1.309,25 per troy ounce.

USD / IDR turun 0,07% ke 13.277,0, sementara AUD / IDR naik 0,31% ke 9.990,50. Indeks Dolar AS naik 0,02% pada 96,03.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose