Outlook Mingguan USD / JPY : 1 – 5 Desember 2014

Dolar berakhir minggu dekat dengan puncak tujuh tahun terhadap yen pada hari Jumat karena penurunan harga minyak menambah kekhawatiran atas risiko deflasi di Jepang dan divergen stance kebijakan moneter antara Federal Reserve dan Bank of Japan terus menekan yen lebih rendah.

USD / JPY naik 0,73% menjadi 118,59 pada akhir perdagangan, tidak jauh dari puncak tujuh tahun dari 118,96 melanda pada tanggal 20 November. Harga minyak jatuh pada Jumat menyusul keputusan Kamis oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak untuk mempertahankan kuota produksi tidak berubah, memicu kekhawatiran atas pasokan banjir global.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik 0,45% menjadi 88,41 Jumat malam, tidak jauh dari tertinggi empat tahun dari 88,52 set pada hari Senin.

Yen telah melemah secara luas sejak Bank of Japan secara tak terduga memperluas program stimulus pada 31 Oktober Sebaliknya The Fed akhirnya program pembelian aset bulan lalu dan sedang mempertimbangkan apakah atau tidak ekonomi cukup kuat untuk mulai menaikkan suku bunga tahun depan.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe membubarkan parlemen awal bulan ini, membuka jalan bagi pemilihan umum yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 Desember untuk mencari mandat baru untuk kebijakan ekonomi, yang menyerukan yen yang lebih lemah. Keputusan itu muncul setelah data menunjukkan bahwa ekonomi Jepang secara tak terduga jatuh ke dalam resesi pada kuartal ketiga.

Euro juga menguat terhadap yen, dengan EUR / JPY naik 0,65% menjadi 147,66 akhir Jumat. Di zona euro, data pada hari Jumat menunjukkan bahwa inflasi tahunan melambat ke level terendah lima tahun sebesar 0,3% pada bulan November. Data yang lemah dipandang sebagai meningkatkan kemungkinan bahwa Bank Sentral Eropa akan menerapkan langkah-langkah pelonggaran kuantitatif dalam upaya untuk memacu pertumbuhan dan mencegah ancaman deflasi.

Pada minggu ke depan investor akan terfokus pada hasil pertemuan kebijakan ECB pada hari Kamis, yang akan diikuti oleh laporan pekerjaan AS untuk November pada hari Jumat.

Senin, 1 Desember

Di AS, Institute of Supply Management merilis data aktivitas manufaktur.

Rabu, 3 Desember

AS merilis untuk melepaskan laporan ADP pada penciptaan lapangan kerja sektor swasta. Kemudian Kamis, ISM merilis untuk mempublikasikan laporan tentang aktivitas sektor jasa AS.

Kamis, 4 Desember

AS merilis untuk melepaskan laporan mingguan klaim pengangguran awal.

Jumat, 5 Desember

AS merilis untuk mengumpulkan minggu dengan laporan pemerintah diawasi ketat pada nonfarm payrolls, tingkat pengangguran dan pendapatan rata-rata, serta laporan pesanan pabrik.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose