Keuntungan Aussie Menyerah Sebelumnya Dimana Q2 Lemah Karena PDB Berat

Dolar Australia menyerahkan keuntungan pada akhir perdagangan sesi Rabu setelah lebih lemah dari yang diharapkan PDB kuartal kedua dalam perdagangan aktif regional sebagai data yang berkorelasi ke China yang merupakan tujuan utama bagi ekspor komoditas Australia.

AUD / USD diperdagangkan pada 0,7007, turun 0,13%, sedangkan USD / JPY berpindah tangan pada 120,309 sampai 0,62% dan EUR / USD dikutip pada 1,1274, turun 0,37%. Kedua GDP kuartal Australia naik 0,2%, di bawah kenaikan 0,4% kuartal ke kuartal yang diharapkan.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, naik 0,24% pada 95,63.

Semalam, dolar mendorong lebih rendah terhadap terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa, setelah data menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur di AS tumbuh pada tingkat paling lambat dalam lebih dari dua tahun pada bulan Agustus dan karena kekhawatiran atas prospek untuk pertumbuhan di China terus membebani.

Institute of Supply Management mengatakan indeks manufaktur jatuh ke 51,1 dari 52.7in Juli. Itu adalah angka terendah sejak Mei 2013 dan di bawah perkiraan ekonom dari 52,6.

Dalam laporan terpisah, Markit mengatakan pembacaan akhir dari indeks manufaktur turun menjadi 53 dari 53,8 pada bulan Agustus. Ini adalah level terendah sejak Oktober 2013, namun sedikit lebih tinggi bahwa pembacaan awal 52,9. Data yang lemah ditambahkan ke keraguan mengenai apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada bulan September.

Investor melihat ke depan untuk Jumat laporan pekerjaan AS untuk Agustus, yang dapat membantu untuk memberikan kejelasan tentang kemungkinan kenaikan suku bunga jangka pendek.

Dolar tetap berada di bawah tekanan jual yang berat setelah laporan ekonomi China yang lemah dirilis awal Selasa menambah kekhawatiran atas perlambatan China yang dipimpin pertumbuhan ekonomi global. Aktivitas manufaktur di China mengalami kontraksi pada tingkat tercepat dalam tiga tahun pada bulan Agustus, sementara aktivitas sektor jasa juga melambat.

Wall Street turun tajam pada Selasa terbuka dan memburuknya prospek ekuitas global didukung permintaan untuk euro unggul rendah dan yen. Investor sering menggunakan mata uang dengan imbal hasil rendah untuk membiayai posisi dalam mata uang berimbal hasil lebih tinggi dan ekuitas, yang dikenal sebagai carry trades.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose