Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 1,41%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Kamis, karena kerugian di Pertambangan, Industri Aneka dan sektor Industri Consumer dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG turun 1,41% untuk memukul baru 1 bulan rendah.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Bintang Mitra Semestaraya Tbk (JK: BMSR), yang naik 32,74% atau 37.00 poin untuk perdagangan di 150,00 pada penutupan. Sementara itu, Indika Energy Tbk (JK: INDY) menambahkan 24,82% atau 175 poin menjadi berakhir pada 880 dan Multifiling Mitra Indonesia (JK: MFMI) naik 20,42% atau 58 poin ke 342 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Destinasi Tirta Nusantara Tbk (JK: PDES), yang jatuh 10,00% atau 30 poin untuk perdagangan di 270 pada penutupan. Dharma Satya Nusantara Tbk (JK: DSNG) menurun 9,91% atau 44 poin menjadi berakhir pada 400 dan Atlas Resources Tbk (JK: ARII) turun 9,90% atau 51 poin ke 464.

Jatuh kalah jumlah saham yang maju di Bursa Efek Jakarta dengan 225-84 dan 86 berakhir tidak berubah.

Saham Indika Energy Tbk (JK: INDY) naik ke 3-tahun tertinggi; up 24,82% atau 175-880.

Minyak mentah untuk pengiriman Desember naik 0,68% atau 0,31 ke $ 45,65 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Januari naik 0,77% atau 0,36 untuk memukul $ 47,22 per barel, sementara kontrak emas Desember turun 1,12% atau 14,65 diperdagangkan pada $ 1.293,55 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,10% ke 13.065,0, sementara AUD / IDR naik 1,02% ke 10.020,75. Indeks Dolar AS turun 0,10% pada 97,29.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose