Outlook FOREX Mingguan : 5 – 9 Juni 2017

Dolar jatuh ke posisi terendah tujuh bulan terhadap sebuah keranjang mata uang pada hari Jumat setelah laporan ketenagakerjaan AS yang buruk menambah ketidakpastian mengenai prospek kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada paruh kedua tahun ini.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan enam mata uang utama, turun 0,57% menjadi 96,61 pada akhir Jumat. Itu adalah penutupan terendah sejak pemilihan presiden AS pada 8 November, yang membuat indeks melonjak.

Perekonomian AS menambahkan 138.000 pekerjaan bulan lalu yang dilaporkan Departemen Tenaga Kerja, jatuh jauh dari ekspektasi para ekonom terhadap 185.000 pekerjaan baru.

Angka untuk bulan Maret dan April direvisi untuk menunjukkan bahwa 66.000 pekerjaan lebih sedikit diciptakan dari yang diperkirakan, mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja mungkin kehilangan momentum, meskipun tingkat pengangguran turun ke level terendah 16 tahun sebesar 4,3%.

Sebagian besar analis masih percaya data yang mengecewakan tersebut tidak akan menghentikan Federal Reserve menaikkan suku bunga pada pertemuannya akhir bulan ini.

Pedagang sekarang melihat kira-kira 88% kemungkinan kenaikan suku bunga Fed pada 14 Juni, turun sedikit dari 89% sebelum laporan pekerjaan.

Namun perlambatan pertumbuhan lapangan kerja dapat menurunkan ekspektasi kenaikan pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua setelah ekonomi berkembang hanya 1,2% dari tahun ke tahun di kuartal pertama.

Dolar jatuh ke posisi terendah tujuh bulan terhadap euro dan franc Swiss mengikuti laporan tersebut, dengan EUR / USD naik 0,6% menjadi 1,1280 dan USD / CHF turun 0,94% menjadi 0,9623.

Dolar turun dari level tertinggi satu minggu terhadap yen, dengan USD / JPY turun 0,88% menjadi 110,38.

Peristiwa di Eropa cenderung membuat nada untuk pasar keuangan global minggu ini, menjelang pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa dan pemilihan umum Inggris. Data perdagangan dan inflasi China juga akan diawasi ketat.

Di AS, pelaku pasar akan memperhatikan kesaksian mantan direktur FBI James Comey kepada Komite Intelijen Senat, dalam sebuah persidangan yang dapat menambah kesulitan yang dihadapi administrasi Trump.

Senin 5 Juni

China mempublikasikan layanan Caixin PMI-nya.

Inggris akan merilis data aktivitas manufaktur.

AS akan merilis data pesanan pabrik dan Institute for Supply Management akan menerbitkan indeks manufakturnya.

Selasa, 6 Juni

Reserve Bank of Australia akan mengumumkan suku bunga acuan dan menerbitkan pernyataan tingkat yang menguraikan kondisi ekonomi dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan kebijakan moneter.

Rabu, 7 Juni

Australia mempublikasikan data pertumbuhan ekonomi kuartal pertama.

Inggris mempublikasikan data industri tentang inflasi harga rumah.

Kanada akan melaporkan izin mendirikan bangunan.

Kamis, 8 Juni

China dan Australia sama-sama merilis data perdagangan.

Swiss mempublikasikan angka inflasi.

Di Inggris, pemungutan suara dalam pemilihan umum akan berlangsung.

ECB akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya dan Presiden Mario Draghi mengadakan konferensi pers pertemuan pasca-kebijakan.

AS akan melaporkan klaim pengangguran awal.

Jumat, 9 Juni

China akan merilis data inflasi.

Inggris akan melaporkan produksi dan perdagangan manufaktur.

Kanada akan menyelesaikan minggu ini dengan laporan pekerjaan bulanannya.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose