Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 0,94%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Rabu, karena kerugian di Industri Miscellaneous, Pertambangan dan sektor Industri Dasar dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI kehilangan 0,94%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Roda Vivatex Tbk (JK: RDTX), yang naik 24,49% atau 1.200,000 poin untuk perdagangan di 6.100,000 pada penutupan. Sementara itu, Capitol Nusantara Indonesia (JK: CANI) menambahkan 23,38% atau 94 poin menjadi berakhir pada 496 dan Bank Mayapada Internasional (JK: MAYA) naik 17,02% atau 480 poin ke 3.300 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Toba Pulp Lestari Tbk (JK: INRU), yang jatuh 10,00% atau 38 poin untuk perdagangan di 342 pada penutupan. Bumi Teknokultura Unggul Tbk (JK: BTEK) turun 9,95% atau 95 poin menjadi berakhir pada 860 dan Asuransi Jasa Tania Tbk (JK: ASJT) turun 9,92% atau 26,00 poin ke 236,00.

Jatuh kalah jumlah saham yang maju di Bursa Efek Jakarta dengan 215-80 dan 85 berakhir tidak berubah.

Saham di Capitol Nusantara Indonesia (JK: CANI) naik ke tertinggi sepanjang masa; naik 23,38% atau 94 ke 496. Saham Bank Mayapada Internasional (JK: MAYA) naik ke 3-tahun tertinggi; naik 17,02% atau 480-3300.

Minyak mentah untuk pengiriman November naik 1,68% atau 0,82 ke $ 49,51 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Desember naik 1,69% atau 0,86 untuk memukul $ 51,73 per barel, sementara kontrak emas Desember naik 0,48% atau 6,15 diperdagangkan pada $ 1.275,85 per troy ounce.

USD / IDR turun 0,19% ke 13.012,0, sementara AUD / IDR turun 0,21% ke 9.842,25. Indeks Dolar AS turun 0,02% pada 96,08.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose