Dolar Menyentuh Level Terendah 6 Minggu Terhadap Yen Menjelang Pemungutan Suara Inggris, Kesaksian Comey Dan Keputusan ECB

Oleh Shinichi Saoshiro

TOKYO (Reuters) – Dolar mencapai titik terendah enam minggu terhadap yen safe haven pada hari Selasa karena hati-hati meningkat menjelang pemilihan Inggris, sebuah pertemuan Bank Sentral Eropa, dan mantan saksi FBI Direktur James Comey kepada sebuah komite Senat – semuanya Ditetapkan untuk hari Kamis

Dolar turun 0,6 persen pada 109,770 yen, terendah sejak 25 April. Awalnya didukung oleh kenaikan semalam dalam imbal hasil AS, hal itu sempat naik ke 110.510 di awal sesi.

Greenback telah berada dalam posisi defensif sejak laporan payroll non-farm AS yang lebih lemah dari perkiraan mendorong investor untuk mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga di masa depan oleh Federal Reserve.

“Sulit untuk menentukan satu faktor kecuali pemilihan Inggris dan kesaksian Comey akan berlangsung pada hari yang sama, yang membuat pasar gugup,” kata Bart Wakabayashi, Manajer Cabang Negara Bagian Bank di Tokyo.

“Dolar sudah berada dalam posisi defensif setelah data pekerjaan hari Jumat, dan sekarang menghadapi potensi risiko geopolitik dalam bentuk kesaksian Comey.”

Comey, direktur FBI yang dipecat oleh Presiden A.S. Donald Trump pada bulan Mei, akan dipanggang oleh Komite Intelijen Senat mengenai apakah Trump mencoba membebaskannya dari penyelidikan dugaan hubungan antara kampanye 2016 presiden dan Rusia.

Di Inggris, jajak pendapat terakhir, oleh Survasi untuk televisi ITV (LON: ITV), menunjukkan kepemimpinan Perdana Menteri Theresa May mengenai Partai Buruh oposisi yang memegang hanya 1 persen di depan pemilihan hari Kamis.

Sterling lebih tinggi di $ 1,2921 menyusul kenaikannya semalam ke level tertinggi 10 hari di $ 1,2940.

Euro mengupas kerugian semalam dan naik 0,2 persen menjadi $ 1,1274, merayap kembali ke level tertinggi tujuh bulan di $ 1,1285 yang dicapai pada hari Jumat.

Kemajuan mata uang bersama relatif lambat karena suasana wait and see menguat menjelang pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa hari Kamis, yang kemungkinan akan menghasilkan langkah bayi lain untuk menghapus stimulus moneter yang luar biasa.

Indeks dolar terhadap sekeranjang mata uang utama turun serendah 96,601 (DXY), terlemah sejak 9 November.

Dolar Australia turun 0,3 persen pada $ 0,7464 setelah Australia membukukan data rekening giro untuk Januari-Maret. Defisit tersebut merupakan yang terkecil dalam lebih dari 15 tahun, namun masih mengecewakan investor yang mengharapkan adanya surplus yang langka.

Investor menunggu keputusan kebijakan Reserve Bank of Australia yang akan dirilis Selasa nanti untuk mendapatkan isyarat lebih lanjut.

RBA secara luas diperkirakan mempertahankan tingkat suku bunga tidak berubah pada rekor rendah 1,5 persen dan fokus pada pendiriannya terhadap ekonomi domestik setelah terjadi penurunan harga bijih besi baru-baru ini, tingkat pengangguran yang relatif tinggi dan pertumbuhan upah yang lamban.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose