Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 1,03%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Rabu, karena kerugian di Infrastruktur, sektor Keuangan dan Industri Aneka dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI turun 1,03%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Multistrada Arah Sarana Tbk (JK: MASA), yang naik 21,93% atau 50 poin untuk perdagangan di 278 pada penutupan. Sementara itu, Yanaprima Hastapersada Tbk (JK: YPAS) menambahkan 20,87% atau 120 poin menjadi berakhir pada 695 dan Indo Kordsa Tbk (JK: BRAM) naik 19,83% atau 1.150 poin menjadi 6.950 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Eureka Prima Jakarta Tbk (JK: LCGP), yang jatuh 10,00% atau 19 poin untuk perdagangan di 171 pada penutupan. Prasidha Aneka Niaga Tbk (JK: PSDN) turun 9,94% atau 17 poin menjadi berakhir pada 154 dan Steady Safe Tbk PT (JK: SAFE) turun 9,90% atau 10 poin ke 91.

Jatuh kalah jumlah saham yang maju di Bursa Efek Jakarta dengan 218-99 dan 81 berakhir tidak berubah.

Minyak mentah untuk pengiriman Desember turun 0,31% atau 0,14 ke $ 44,84 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Januari turun 0,15% atau 0,07 untuk memukul $ 45,97 per barel, sementara kontrak emas Desember naik 2,12% atau 27,00 diperdagangkan pada $ 1.301,50 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,86% ke 13.160,0, sementara AUD / IDR turun 1,45% ke 10.007,70. Indeks Dolar AS turun 0,42% pada 97,47.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose