Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 0,80%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Kamis, karena kerugian di Financials, Konsumen Industri dan sektor Manufaktur dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI turun 0,80%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Multipolar Technology Tbk (JK: MLPT), yang naik 24,75% atau 250 poin untuk perdagangan di 1260 pada penutupan. Sementara itu, ICTSI Jasa Prima Tbk (JK: Karl) menambahkan 13,25% atau 11 poin menjadi berakhir pada 94 dan Indofarma Tbk (JK: INAF) naik 11,43% atau 140 poin ke 1.365 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Bintang Mitra Semestaraya Tbk (JK: BMSR), yang jatuh 10,00% atau 17,00 poin untuk perdagangan di 153.00 pada penutupan. Bank Of India Indonesia Tbk (JK: BSWD) menurun 9,65% atau 220 poin menjadi berakhir pada 2060 dan Tifico Fiber Indonesia Tbk (JK: TFCO) turun 9,55% atau 85 poin ke 805.

Jatuh kalah jumlah saham memajukan orang-orang di Bursa Efek Jakarta dengan 141-133 dan 110 berakhir tidak berubah.

Saham Indofarma Tbk (JK: INAF) naik ke tertinggi sepanjang masa; up 11,43% atau 140-1365.

Minyak mentah untuk pengiriman Juli turun 0,90% atau 0,46 ke $ 50,77 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Agustus turun 1,14% atau 0,60 untuk memukul $ 51,91 per barel, sedangkan Agustus kontrak emas turun 0,15% atau 1,85 diperdagangkan pada $ 1.260,45 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,65% ke 13.296,5, sementara AUD / IDR turun 0,53% ke 9.871,45. Indeks Dolar AS naik 0,30% pada 93,87.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose