Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, BEI Composite Index Turun 1,78%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada hari Senin, sebagai kerugian dalam Infrastruktur, Properti dan Industri Dasar sektor dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, Composite Index BEI kehilangan 1,78%.

Para pemain terbaik dari sesi pada Indeks BEI yang Jakarta Kyoei Steel Works Tbk (JK: JKSW), yang naik 23,81% atau 15 poin untuk perdagangan di 78 pada penutupan. Sementara itu, Bank Dinar Indonesia Tbk (JK: DNAR) menambahkan 13,85% atau 18,00 poin menjadi berakhir pada 148,00 dan Prasidha Aneka Niaga Tbk (JK: PSDN) naik 9,84% atau 12 poin ke 134 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk sesi adalah Bank QNB Indonesia Tbk (JK: BKSW), yang jatuh 10,00% atau 30 poin untuk perdagangan di 270 pada penutupan. Golden Eagle Energy Tbk (JK: SMMT) menurun 10,00% atau 12 poin menjadi berakhir pada 108 dan Alakasa Industrindo Tbk (JK: ALKA) turun 10,00% atau 70 poin ke 630. Jatuh kalah jumlah saham yang maju di Bursa Efek Jakarta oleh 236-60 dan 39 berakhir tidak berubah.

Saham di Bank QNB Indonesia Tbk (JK: BKSW) jatuh ke 3 tahun terendah; jatuh 10,00% atau 30 sampai 270. Saham Golden Eagle Energy Tbk (JK: SMMT) jatuh ke 3-tahun terendah; kehilangan 10,00% atau 12-108.

Minyak mentah untuk pengiriman Februari turun 1,55% atau 0,52 ke $ 32,65 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Maret turun 1,65% atau 0,56 untuk memukul $ 33,37 per barel, sementara kontrak emas Februari naik 0,25% atau 2,70 diperdagangkan pada $ 1.100,60 per troy ounce.

USD / IDR turun 0,65% ke 13.840,0, sementara AUD / IDR naik 1,06% ke 9.735,20. Indeks Dolar AS naik 0,17% pada 98,62.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose