Apa Itu Investasi Deposito di Bank

apa itu depositon bankApa Itu Investasi Deposito di Bank ?

Kini banyak masyarakat yang sudah mempercayakan uangnya kedalam bentuk investasi deposito, dengan tujuan memperoleh untung yang tinggi dari pihak bank yang dipercaya. Kini popularitas sistem investasi deposito yang ditawarkan dari pihak bank konvensional bukan hanya tersebar di kalangan ekonomi kelas atas, namun juga mulai menyebar di kalangan bawah. Bagaimana tidak, batas minimum deposito saat ini bukan lagi suatu hal yang mustahil untuk dipenuhi masyarakat kelas menengah ke-bawah.

Akan tetapi, sebelum membahas tentang apa itu deposito, ada baiknya jika anda mengetahui secara riil tentang alasan utama mengapa orang lebih memilih menyimpan dananya dalam bentuk investasi dalam bentuk deposito bank ataupun jenis lainnya. berikut adalah beberapa alasannya:

  • Karena inflasi, banyak masyarakat kini beralih mempercayakan dananya ke dalam berbagai macam bentuk investasi karena terjadinya inflasi di berbagai Negara dan hampir terjadi pada setiap tahunnya.
  • Faktor keinginan seseorang untuk dapat meningkatkan nilai asset yang sudah ada
  • Meningkatnya kebutuhan investasi untuk masa yang akan datang atau juga kebutuhan pada saat ini
  • Guna melindungi asset yang mereka punya.

Apa itu Deposito dan Untuk Siapa ?

Di masa lalu, deposito dapat dikatakan sebagai tabungan eksklusif yang hanya bisa dimiliki oleh orang-orang tertentu saja. Namun saat ini, investasi deposito sudah merambah hingga ke lapisan kelas menengah ke bawah. Lalu apa itu deposito dan untuk siapa? Dalam istilah awam, deposito juga dikenal sebagai tabungan berjangka. Jangka waktu inilah yang membedakannya dari tabungan konvensional. Deposito disetor dan dicairkan hanya pada waktu yang telah disepakati, sedangkan rekening tabungan bisa diisi dan diambil kapan saja, tergantung kebutuhan anda sebagai nasabah.

Nah, anda mungkin bertanya, “siapa sajakah yang cocok dengan investasi deposito bank?” Jawabannya hampir siapa saja, selama telah memiliki kartu identitas yang sah dan memiliki dana untuk dinvestasikan. Investasi deposito dapat menjadi milik siapa saja. Dengan setoran minimum Rp. 5 juta, anda bisa menjadi seorang deposan. Namun, apakah semua orang tertarik sebagai deposan?

Jika anda memenuhi kriteria berikut, maka deposito bisa menjadi investasi yang sesuai untuk anda:

  • Anda memiliki dana untuk diinvestasikan minimal Rp. 5 juta dan tidak akan anda gunakan dalam waktu 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun ke depan, tergantung jangka waktu yang anda pilih
  • Anda membutuhkan investasi modal kecil dengan resiko kecil
  • Anda seorang pegawai/pekerja yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengurusi usaha/pekerjaan sampingan
  • Anda membutuhkan penghasilan rutin, dengan jumlah yang tidak terlalu obsesif.
  • Anda ingin menginvestasikan dana pendidikan putra/putri anda dalam beberapa tahun ke depan.

Namun, investasi deposito bukanlah alternatif yang sesuai untuk anda jika anda menginginkan penghasilan tambahan yang besar setiap periodenya. Meski bunga deposito relatif lebih tinggi dibanding bunga tabungan biasa, penghasilan dari deposito tidaklah sebesar penghasilan dari usaha/bisnis sampingan. Selain itu, deposito bukanlah investasi yang tepat sebagai dana cadangan. Jika anda merasa bahwa uang cadangan anda akan dibutuhkan kapan saja (pada waktu yang tidak bisa diprediksi), maka deposito bukanlah pilihannya.

Deposito Sebagai Lahan Investasi Potensial dan Terjamin

Semakin pesatnya perkembangan tekhnolongi menciptakan standar baru dalam kehidupan manusia, sehingga menjadi lebih baik dari sebelumnya. Namun hal itu juga dibarengi dengan bertambahnya beban hidup yang diterima seseorang. Kini deposito bank semakin diakui sebagai lahan investasi yang aman dan potensial, sebab selain memiliki keuntungan yang tinggi, seseorang tidak perlu bekerja keras untuk menambah nilai asset yang mereka miliki.

Beberapa alasan yang terjadi saat ini yang mendorong masyarakat lebih memilih deposito sebagai lahan investasinya adalah sebagai berikut :

Bunga yang lebih tinggi
Bunga yang biasanya ditawarkan oleh sistem deposito relatif lebih tinggi dibandingkan bunga dari tabungan biasa. Bila tabungan biasa menawarkan tarif yang biasanya kurang dari 2 persen, berbeda halnya dari bunga deposito. Bunga yang ditawarkan dari sistem deposito bisa lebih dari 3 persen hingga mencapai 6 persen. Jadi, jika anda mengnvestasikan jumlah dana deposito yang dirasa cukup tinggi, maka keuntungan yang akan diperoleh akan lebih besar.

Jaminan keamanan investasi
Investasi deposito relatif lebih aman, karena dana investasi anda dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan. Namun deposan sebaiknya tidak melebihi batas minimum nominal penyimpanan yang telah ditentukan oleh LPS, sebab LPS hanya menjamin dana penyimpanan deposito tidak lebih dari 2 milyar rupiah. Jadi, anda sebagai deposan tidak perlu khawatir dengan dana yang telah disimpan dalam bentuk deposito, sebab LPS menjamin keamanan dana sekalipun kondisi perbankan berada dalam keadaan yang tidak baik.

Dana pokok tak berkurang sedikitpun
Apa itu deposito dan perbedaannya dengan tabungan biasa? Salah satunya terletak pada status dana pokok investasi anda. Saat anda menabung dalam tabungan biasa, Anda akan dikenakan biaya administrasi perbulannya, sehingga pokok tabungan anda akan berkurang. Biasanya jumlah biaya administrasi tersebut bervariasi, hingga sebesar 20ribu rupiah. Namun, hal yang berbeda terjadi pada investasi deposito, sebab deposito tidak dikenakan biaya administrasi seperti tabungan biasa. Dana yang telah dimasukkan ke dalam deposito akan aman.

Persyaratan yang mudah
Banyak nasabah memilih deposito karena persyaratannya tergolong mudah. Calon deposan tidak perlu mempersiapkan bermacam-macam dokumen seperti halnya saat mengajukan permohonan kredit. Anda hanya perlu mempersiapkan rekening bank dan KTP. Jika syarat tersebut sudah terpenuhi, langkah berikutnya adalah mempersiapkan dana yang akan diinvestasikan ke dalam deposito. Syarat yang sama juga berlaku saat anda ingin melakukan penarikan setelah berakhirnya jangka waktu deposito.

Sebagai Jaminan Kredit
Jika anda memerlukan jaminan kredit, anda dapat menggunakan deposito sebagai jaminan pada bank. Pada jangka waktu kesepakatan antara anda sebagai deposan dengan pihak bank, dan bank biasanya memblokir bunga pada deposito yang dimiliki oleh anda untuk mengajukan permohonan kredit. Dengan begitu, anda yang ingin mengajukan permohonan kredit tidak perlu khawatir mengeluarkan jaminan seperti sertifikat rumah maupun surat-surat penting lainnya.

Jangka waktu deposito
Deposito bank cenderung memiliki waktu yang relatif lama dan dalam jangka waktu yang telah ditentukan, anda tidak diijinkan oleh pihak bank untuk mengambil depositon anda kembali. Pilihan waktu yang diberikan yaitu 3 bulan, 3-6 bulan, hingga dalam kurun waktu 1 tahun. Walaupun terlihat tak fleksibel, penyimpanan secara deposito mengajarkan kepada anda untuk belajar tidak menyalahgunakan dana yang dimiliki untuk hal-hal yang tidak perlu, kecuali dalam keadaan darurat. Jika anda terpaksa melakukan pencairan deposito saat sebelum berakhirnya masa waktu yang sudah ditentukan, maka bank berhak untuk memberikan sistem penalti sebagai konsekuensinya.

Sebenarnya, sebagian bank juga menawarkan investasi deposito jangka panjang, yakni lebih dari 1 tahun. Selain itu, setelah berakhirnya jangka waktu deposito, ada sistem yang bisa memperpanjang deposito anda secara otomatis. Jadi, semua tergantung pilihan anda.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose