Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 4,01%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Jumat, karena kerugian di Industri Miscellaneous, Manufaktur dan Industri Consumer sektor dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI turun 4,01% untuk memukul baru 1 bulan rendah.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Radana Bhaskara Finance Tbk (JK: HDFA), yang naik 25,00% atau 44 poin untuk perdagangan di 220 pada penutupan. Sementara itu, Bank Yudha Bhakti Tbk (JK: BBYB) menambahkan 20,97% atau 52,00 poin menjadi berakhir pada 300,00 dan Golden Plantation Tbk (JK: Goll) naik 10,00% atau 12,00 poin ke 132,00 di akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Charoen Pokphand Indonesia Tbk PT (JK: CPIN), yang jatuh 10,64% atau 380 poin untuk perdagangan di 3190 pada penutupan. Apac Citra Centertex Tbk (JK: MYTX) turun 10,00% atau 7 poin menjadi berakhir pada 63 dan Sumi Indo Kabel Tbk (JK: IKBI) turun 10,00% atau 46,00 poin ke 414,00.

Jatuh kalah jumlah saham yang maju di Bursa Efek Jakarta dengan 267-50 dan 78 berakhir tidak berubah.

Minyak mentah untuk pengiriman Desember turun 0,83% atau 0,37 ke $ 44,29 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Januari turun 0,41% atau 0,19 untuk memukul $ 45,65 per barel, sementara kontrak emas Desember turun 1,06% atau 13,40 diperdagangkan pada $ 1.253,00 per troy ounce.

USD / IDR turun 1,97% ke 13.325,0, sementara AUD / IDR turun 0,27% ke 10.002,15. Indeks Dolar AS naik 0,04% pada 98,83.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose