Outlook FOREX Mingguan : 12 – 16 Juni 2017

Dolar naik terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada hari Jumat karena pound tetap turun tajam setelah Partai Konservatif Perdana Menteri Inggris Theresa May secara tak terduga kehilangan mayoritas di parlemen dalam sebuah pemilihan nasional.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan enam mata uang utama, naik 0,3% menjadi 97,24 pada akhir Jumat setelah menyentuh level tertinggi hampir dua minggu di 97,47 sebelumnya.

Indeks tersebut menyentuh level terendah tujuh bulan di awal pekan ini di tengah kehati-hatian menjelang kesaksian mantan direktur FBI James Comey dan pemilihan Inggris.

Pada hari Kamis, Comey menuduh Presiden Donald Trump menembaki dia dalam upaya untuk merongrong penyelidikan atas dugaan keterlibatan Rusia dalam pemilihan presiden AS, namun dia tidak mengatakan apakah dia berpikir bahwa presiden tersebut berusaha untuk menghalangi keadilan.

Pound turun tajam, dengan GBP / USD di 1,2746 pada akhir perdagangan, turun 1,59% untuk hari ini, setelah jatuh ke palang delapan minggu di 1,2634 sebelumnya.

Hasil pemilihan mengejutkan Inggris menambah risiko politik seputar negosiasi Brexit yang akan datang, yang akan dimulai pada 19 Juni.

Sterling menemukan beberapa dukungan dari laporan bahwa May sedang mencari kesepakatan untuk membentuk pemerintah dengan dukungan dari Partai Unionist Demokratik Irlandia Utara, yang dikenal sebagai DUP.

Euro melemah terhadap dolar, dengan EUR / USD tergelincir 0,13% menjadi 1,1194 sehari setelah Bank Sentral Eropa memangkas perkiraan inflasi, namun menurunkan panduannya bahwa suku bunga dapat terpangkas lagi.

Dolar Kanada menguat terhadap mitra AS, dengan USD / CAD turun 0,3% menjadi 1,3468 pada akhir perdagangan karena data pekerjaan rumah tangga yang optimis memicu harapan bahwa Bank of Canada dapat menaikkan suku bunga lebih cepat daripada yang diantisipasi.

Sementara itu, peso Meksiko naik ke level tertinggi hampir 10 bulan, dengan USD / MXN turun 0,16% menjadi 18.1684 karena harga minyak yang lebih tinggi memperkuat mata uang ekonomi pasar negara berkembang.

Dalam pekan depan, investor akan mengalihkan perhatian mereka ke pertemuan kebijakan Federal Reserve Rabu, di mana bank sentral secara luas diperkirakan akan memberikan kenaikan suku bunga kedua sepanjang tahun ini.

Pasar juga akan menyaksikan pertemuan bank sentral di Inggris, Jepang dan Swiss.

Senin, 12 Juni

Pasar keuangan di Australia akan ditutup untuk liburan.

Selasa, 13 Juni

Australia akan merilis data sektor swasta mengenai kepercayaan bisnis.

Inggris mempublikasikan laporan inflasi bulanannya.

ZEW Institute akan melaporkan sentimen ekonomi Jerman.

AS merilis untuk menghasilkan data inflasi harga produsen.

Rabu, 14 Juni

China akan merilis data investasi industri dan investasi aset tetap.

Inggris mempublikasikan laporan pekerjaan bulanannya.

AS merilis untuk menghasilkan laporan penjualan dan inflasi eceran.

The Fed akan mengumumkan keputusan suku bunga terbarunya dan akan merilis perkiraan terbaru untuk pertumbuhan ekonomi dan tingkat suku bunga, yang dikenal sebagai “titik-plot”. Ketua Fed Janet Yellen akan mengadakan konferensi pers menyusul pengumuman tingkat suku bunga.

Kamis, 15 Juni

Selandia Baru akan merilis data triwulanan mengenai produk domestik bruto.

Australia akan menerbitkan laporan pekerjaan bulanannya.

Swiss National Bank akan mengumumkan tingkat Libor-nya dan menerbitkan penilaian kebijakan moneter terbarunya.

Inggris melaporkan angka penjualan eceran.

Bank of England akan mengumumkan suku bunga acuan dan menerbitkan ringkasan pertemuannya, menguraikan kondisi ekonomi dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan kebijakannya.

Kanada akan merilis data penjualan manufaktur.

A.S. akan merilis serangkaian laporan, termasuk klaim pengangguran, produksi industri, harga impor dan aktivitas manufaktur di New York dan Philadelphia.

Jumat, 16 Juni

Selandia Baru akan merilis data aktivitas manufaktur.

Bank of Japan akan mengumumkan suku bunga acuan dan menerbitkan pernyataan kebijakannya.

Zona euro akan merilis data inflasi yang direvisi.

AS akan mengumpulkan minggu dengan data tentang izin mendirikan bangunan, permulaan perumahan dan sentimen konsumen.

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose