Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Saat Penutupan Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan Turun 0,49%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada hari Kamis, karena kerugian di sektor Perdagangan, Aneka Industri dan Pertanian membuat saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan turun 0,49%.

Pelaku terbaik sesi di Indeks Harga Saham Gabungan adalah Eratex Djaja Tbk (JK: ERTX), yang naik 34,48% atau 50 poin menjadi diperdagangkan pada posisi 195 pada penutupan. Sementara itu, Danayasa Arthatama Tbk (JK: SCBD) menambah 22,22% atau 400 poin pada akhir tahun 2200 dan Pudjiadi & Sons Tbk (JK: PNSE) naik 20,00% atau 150 poin menjadi 900 pada akhir perdagangan.

Pelaku terburuk adalah Nusantara Inti Corpora Tbk (JK: UNIT), yang turun 24,88% atau 102,00 poin menjadi diperdagangkan pada level 308,00 pada penutupan. Mulia Industrindo Tbk (JK: MLIA) turun 14,75% atau 90 poin berakhir di posisi 520 dan Indonesia Pondasi Raya Tbk PT (JK: IDPR) turun 12,90% atau 200 poin menjadi 1350.

Jatuh saham melebihi jumlah yang meningkat di Bursa Efek Jakarta sebesar 172 sampai 142 dan 130 berakhir tidak berubah.

Saham Danayasa Arthatama Tbk (JK: SCBD) naik ke level tertinggi 52 minggu; Naik 22,22% atau 400 menjadi 2200.

Minyak mentah untuk pengiriman Mei turun 0,06% atau 0,03 menjadi $ 53,08 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Juni naik 0,05% atau 0,03 menjadi US $ 55,89 per barel, sementara kontrak Emas Emas Juni naik 0,94% atau 12,05 diperdagangkan pada $ 1290,15 per troy ounce.

USD / IDR turun 0,18% menjadi 13266,0, sementara AUD / IDR naik 0,27% menjadi 10024,20. Index dolar AS berjangka naik 0,13% pada 100,19.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose