Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 1,26%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Selasa, karena kerugian di Pertambangan, Industri Aneka dan sektor properti memimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI turun 1,26% untuk memukul baru 1 bulan rendah.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Danasupra Erapacific Tbk (JK: Defi), yang naik 24,00% atau 150,00 poin untuk perdagangan di 775,00 pada penutupan. Sementara itu, Pudjiadi & Sons Tbk (JK: PNSE) menambahkan 14,01% atau 110 poin menjadi berakhir pada 895 dan Martina Berto Tbk (JK: MBTO) naik 11,52% atau 19 poin ke 184 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Bumi Citra Permai Tbk (JK: BCIP), yang jatuh 10,00% atau 115 poin untuk perdagangan di 1035 pada penutupan. Duta Anggada Realty Tbk (JK: DART) turun 10,00% atau 50 poin menjadi berakhir pada 450 dan Barito Pacific Tbk (JK: BRPT) turun 10,00% atau 95 poin ke 855.

Jatuh kalah jumlah saham yang maju di Bursa Efek Jakarta dengan 254-66 dan 58 berakhir tidak berubah.

Saham Danasupra Erapacific Tbk (JK: Defi) naik ke tertinggi 52 minggu; up 24.00% atau 150,00-775,00. Saham Pudjiadi & Sons Tbk (JK: PNSE) naik ke 3 tahun tertinggi, naik 14,01% atau 110-895.

Minyak mentah untuk pengiriman Oktober turun 2,51% atau 1,16 ke $ 45,13 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman November turun 2,19% atau 1,06 untuk memukul $ 47,26 per barel, sementara kontrak emas Desember naik 0,54% atau 7,10 diperdagangkan pada $ 1.332,70 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,08% ke 13.185,0, sementara AUD / IDR turun 1,25% ke 9.862,85. Indeks Dolar AS naik 0,17% pada 95,28.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose