Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, BEI Composite Index Turun 0,53%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Kamis, karena kerugian di Industri Dasar, Infrastruktur dan sektor Perdagangan dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, Composite Index BEI turun 0,53%.

Para pemain terbaik dari sesi pada Composite Index BEI adalah Bank Pundi Indonesia Tbk (JK: BEKS), yang naik 34,48% atau 20 poin untuk perdagangan di 78 pada penutupan. Sementara itu, Asiaplast Industries Tbk (JK: APLI) menambahkan 20,69% atau 12 poin menjadi berakhir pada 70 dan Star Pacific Tbk (JK: LPLI) naik 18,69% atau 37 poin ke 235 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk sesi yang Multi Prima Sejahtera Tbk (JK: LPIN), yang jatuh 9,91% atau 550 poin untuk perdagangan di 5000 pada penutupan. Trans Daya Kelautan Tbk (JK: TPMA) menurun 9,69% atau 22 poin menjadi berakhir pada 205 dan Argha Karya Prima Ind Tbk (JK: AKPI) turun 9,52% atau 90 poin ke 855. Jatuh kalah jumlah saham yang maju di Bursa Efek Jakarta oleh 209-97 dan 37 berakhir tidak berubah.

Saham Multi Prima Sejahtera Tbk (JK: LPIN) turun menjadi 52-minggu terendah; turun 9,91% atau 550-5000.

Minyak mentah untuk pengiriman Februari naik 0,90% atau 0,28 ke $ 30,75 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Maret naik 0,73% atau 0,22 untuk memukul $ 30,40 per barel, sementara kontrak emas Februari naik 0,43% atau 4,70 diperdagangkan pada $ 1.091,80 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,56% ke 13.934,0, sementara AUD / IDR turun 0,76% ke 9.499,00. Indeks Dolar AS turun 0,07% pada 98,86.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose