Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 2,22%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada hari Senin, sebagai kerugian Infrastruktur, Financials dan sektor properti memimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI kehilangan 2,22% untuk memukul baru 3 bulan rendah.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG adalah Bank Dinar Indonesia Tbk (JK: DNAR), yang naik 31,25% atau 50,00 poin untuk perdagangan di 210.00 pada penutupan. Sementara itu, Danasupra Erapacific Tbk (JK: Defi) menambahkan 24,83% atau 180,00 poin menjadi berakhir pada 905,00 dan Radana Bhaskara Finance Tbk (JK: HDFA) naik 22,73% atau 50 poin ke 270 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Asuransi Harta Aman Pratama (JK: AHAP), yang jatuh 10,00% atau 21 poin untuk perdagangan di 189 pada penutupan. Bintang Mitra Semestaraya Tbk (JK: BMSR) turun 10,00% atau 15,00 poin menjadi berakhir pada 135,00 dan Saraswati Griya Lestari Tbk (JK: hotl) turun 9,82% atau 16 poin ke 147.

Jatuh kalah jumlah saham yang maju di Bursa Efek Jakarta dengan 264-68 dan 78 berakhir tidak berubah.

Saham Bank Dinar Indonesia Tbk (JK: DNAR) naik ke tertinggi 52-minggu; up 31,25% atau 50,00-210,00. Saham Danasupra Erapacific Tbk (JK: Defi) naik ke tertinggi 52-minggu; memperoleh 24,83% atau 180,00-905,00.

Minyak mentah untuk pengiriman Desember turun 0,18% atau 0,08 ke $ 43,33 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Januari turun 0,04% atau 0,02 untuk memukul $ 44,73 per barel, sementara kontrak emas Desember naik 0,15% atau 1,85 diperdagangkan pada $ 1.226,15 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,10% ke 13.378,0, sementara AUD / IDR naik 0,96% ke 10.136,45. Indeks Dolar AS naik 0,83% pada 99,81.

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose