Outlook FOREX Mingguan : 16 – 20 Januari 2017

Dolar AS jatuh terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat dan indeks dolar mencatat penurunan mingguan terbesar sejak akhir Oktober karena optimisme didinginkan lebih proposal kebijakan ekonomi Presiden terpilih Donald Trump.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, turun 0,29% ke 101,17 pada akhir Jumat. Untuk minggu ini, indeks menumpahkan 1,0%, menandai kinerja mingguan terburuk sejak akhir Oktober.

Indeks telah naik sebelumnya Jumat setelah optimis AS data penjualan ritel didukung prospek ekonomi. Departemen Perdagangan melaporkan bahwa penjualan ritel naik 0,6% pada bulan Desember, sedangkan penjualan November direvisi untuk menunjukkan kenaikan 0,2%. Namun dolar menelusuri kembali keuntungan di tengah ketidakpastian atas rencana masuk Trump administrasi untuk stimulus fiskal, deregulasi dan pemotongan pajak.

Dolar jatuh tajam pada Rabu dan memukul lima posisi terendah pekan terhadap euro, yen dan franc Swiss pada hari Kamis karena Trump kecewa pedagang yang berharap ia akan mengatasi kebijakan ekonomi dan fiskal di konferensi pers pertamanya formal AS presiden terpilih.

Indeks dolar menguat ke puncak 14-tahun awal bulan ini di tengah ekspektasi bahwa kebijakan Trump akan memacu pertumbuhan dan inflasi dan mendorong Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga lebih cepat. Trump resmi akan mengambil kantor pada 20 Januari.

USD / JPY turun 0,14% pada 114,53 Jumat dan pasangan turun 2,23% untuk minggu ini, minggu terburuk sejak akhir Juli. Euro juga mendorong lebih tinggi, dengan EUR / USD di 1,0644 di akhir perdagangan, setelah menyentuh level terendah intra-hari 1,0596 menyusul laporan penjualan ritel AS. Untuk minggu ini, euro menguat 1,08% terhadap dolar.

Sterling naik lebih tinggi; dengan GBP / USD kendurkan 0,12% ke 1,2174 tapi masih di bawah tekanan menjelang pidato di U.K. ini Brexit berencana bahwa Perdana Menteri Theresa Mei akan membuat pada Selasa.

Pada minggu ke depan, pasar keuangan akan terus fokus pada AS Presiden terpilih Trump menjelang pelantikannya pada hari Jumat.

Investor akan melihat ke depan untuk berbicara Brexit tajam diantisipasi Selasa dan pengumuman kebijakan Kamis oleh bank sentral Eropa. Data China pada pertumbuhan kuartal keempat juga akan diawasi ketat.
Senin, 16 Januari

Pasar keuangan AS akan ditutup untuk Martin Luther King Day.

Gubernur Bank of England Mark Carney berbicara di sebuah acara di London.

Selasa, 17 Januari

Selandia Baru merilis data sektor swasta pada kepercayaan bisnis.

U.K. merilis data inflasi.

ZEW Institute merilis untuk melaporkan sentimen ekonomi Jerman.

Presiden Fed New York William Dudley adalah untuk berbicara di sebuah acara di New York dan AS juga merilis Kekaisaran indeks manufaktur negara.

Perdana Menteri U.K. Theresa Mei berbicara tentang memulai proses untuk keluar Inggris dari Uni Eropa.

Rabu, 18 Januari

U.K. merilis untuk mempublikasikan laporan pekerjaan bulanan.

Zona euro merilis data direvisi pada inflasi.

AS merilis untuk mempublikasikan angka inflasi dan produksi industri. Kemudian pada hari itu, Ketua Fed Janet Yellen berbicara di sebuah acara di San Francisco.

Bank of Canada merilis untuk mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbaru dan mengadakan konferensi pers untuk membahas prospek ekonomi.

Kamis, 19 Januari

Australia merilis untuk mempublikasikan laporan kerja bulanan.

ECB akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbaru. Pengumuman tersebut akan diikuti dengan konferensi pers dengan Presiden Mario Draghi.

Kanada merilis untuk melaporkan penjualan manufaktur dan pembelian sekuritas asing.

AS merilis serangkaian laporan, termasuk data tentang izin bangunan, perumahan mulai, klaim pengangguran awal dan aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia.

Ketua Fed Janet Yellen berbicara di sebuah acara di Stanford.

Jumat, 20 Januari

China akan merilis data pertumbuhan kuartal keempat serta angka pada produksi industri.

U.K. merilis data penjualan ritel.

Kanada merilis untuk mengumpulkan minggu dengan data penjualan ritel.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose