Euro Stabil Karena Dolar Masih Di Bawah Tekanan

Euro stabil di dekat level tertinggi satu minggu terhadap dolar pada Kamis, karena greenback tetap berada di bawah tekanan setelah data output industri yang lemah ditambahkan ke tanda-tanda bahwa pemulihan ekonomi sedang melambat.

EUR / USD berada di 1,0685, setelah naik ke tertinggi satu minggu dari 1,0747 semalam. Data resmi pada hari Rabu menunjukkan bahwa produksi industri AS turun 0,6% pada bulan Maret, penurunan terbesar sejak Agustus 2012 dan lebih buruk dari ekspektasi ekonom untuk penurunan 0,3%.

Laporan, yang datang pada tumit mengecewakan data penjualan ritel, menambah spekulasi bahwa Federal Reserve bisa menunda menaikan suku bunga sampai akhir tahun 2015, bukan pengetatan pertengahan tahun. Kenaikan euro diadakan di cek setelah Bank Sentral Eropa hari Rabu mengatakan pihaknya mengharapkan untuk sepenuhnya melaksanakan triliun euro program pelonggaran kuantitatif.

Presiden ECB Mario Draghi mengecilkan spekulasi bahwa tanda-tanda baru dari pemulihan ekonomi zona euro bisa melihat skala bank kembali program pembelian nya. Draghi juga menepis kekhawatiran bahwa program pembelian aset akan berjuang untuk menemukan obligasi zona euro cukup untuk membeli.

Euro sedikit berubah terhadap yen, dengan EUR / JPY di 127,26. USD / JPY berada di 119,31, bertahan di atas level terendah hari Rabu dari 118,78. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, naik tipis menjadi 98,69, menarik kembali dari posisi terendah semalam 98,07.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose