Euro Menyentuh Tertinggi 8 Bulan Terhadap Dolar Yang Lebih Lemah

Euro naik ke level tertinggi delapan bulan terhadap dolar pada Kamis , karena sentimen greenback terpukul oleh ekspektasi bahwa dampak ekonomi dari shutdown pemerintah AS baru-baru ini akan menjaga Federal Reserve dari scaling kembali program stimulus tersebut.

EUR / USD mencapai 1,3680 pada perdagangan pagi AS , tertinggi pasangan itu sejak 1 Februari , pasangan kemudian dikonsolidasikan pada 1.3675 , rally 1,04 %. Pasangan ini cenderung untuk mencari support di 1.3514 , sesi rendah dan resistance jangka pendek di 1,3710 , tingginya 1 Februari.

Kongres AS meloloskan RUU untuk membuka kembali pemerintah dan menaikkan plafon utang pada Rabu , hanya beberapa jam menjelang tenggat waktu untuk mencegah default utang utang.

Kesepakatan itu akan mendanai pemerintah sampai tanggal 15 Januari dan menaikkan batas pinjaman pemerintah sampai 7 Februari . Kedua belah pihak juga sepakat untuk pembicaraan mengenai masalah anggaran yang luas dalam upaya untuk mencapai kesepakatan jangka panjang dengan 13 Desember.

Dolar berada di bawah tekanan jual yang berat di tengah kekhawatiran bahwa dampak dari penutupan 16 hari pada pemulihan ekonomi yang sudah rapuh akan mendorong The Fed untuk menunda rencana untuk memutar kembali program stimulus sampai setidaknya awal tahun depan.

Kemungkinan krisis utang lain juga menjulang , sebagai solusi sementara tidak menyelesaikan masalah anggaran yang mendasari membagi Partai Republik dan Demokrat. Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan Kamis jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran awal pekan lalu turun 15.000 ke penyesuaian musiman 358.000 dari 373.000 ke bawah direvisi pada minggu sebelumnya.

Para analis telah memperkirakan klaim pengangguran AS turun menjadi 335.000 minggu lalu.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa indeks manufaktur Philly Fed berdetak turun ke 19,8 dari 22,3 pada bulan September , tapi datang di atas ekspektasi untuk pembacaan 15,0. Di tempat lain , euro melemah terhadap pound , dengan EUR / GBP tergelincir 0,17 % menjadi 0,8468 dan sedikit lebih tinggi terhadap euro , dengan EUR / JPY naik 0,15 % menjadi 133,82.

Sterling didorong setelah data yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan bahwa penjualan ritel di Inggris naik pada laju yang lebih cepat dari yang diharapkan pada bulan September.

Kantor Statistik Nasional mengatakan penjualan ritel Inggris naik 0,6 % dari bulan sebelumnya , dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 0,4 % dan 2,2 % lebih tinggi pada basis tahun – ke tahun.

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose