USD / CAD Naik Dalam Perdagangan Beresiko

Dolar AS menguat terhadap mitra Kanada pada Senin, meskipun rilis laporan disapppointing pada kondisi manufaktur di New York karena data menunjukkan bahwa Jepang memasuki resesi pada kuartal terakhir memberikan dukungan yang luas terhadap greenback safe-haven.

USD / CAD memukul 1,1321 pada awal perdagangan AS, sesi tinggi dan pasangan ini kemudian dikonsolidasikan pada 1,1309, naik 0,23%. Pasangan ini cenderung untuk mencari dukungan di 1,1260, Jumat rendah dan hambatan pada 1,1393, tinggi Jumat.

Dalam laporannya, Federal Reserve Bank of New York mengatakan bahwa indeks manufaktur naik menjadi 10,2 bulan ini dari pembacaan 6,2 pada bulan Oktober. Para analis telah memperkirakan indeks untuk naik ke 11,1 pada bulan November.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa produksi industri AS naik 0,2% bulan lalu, sesuai dengan harapan. Angka September direvisi dengan keuntungan 0,2% dari estimasi sebelumnya naik 1,0%.

Di Kanada, data menunjukkan bahwa pembelian sekuritas asing meningkat C $ 4.370.000.000 pada bulan September, kurang dari yang diharapkan C $ 11.320.000.000 peningkatan, setelah revisi C $ 10.290.000.000 kenaikan pada bulan Agustus.

Sementara itu, sentimen pasar masih di bawah tekanan setelah data resmi sebelumnya menunjukkan bahwa produk domestik bruto Jepang mengalami kontraksi oleh tahunan 1,6% pada kuartal ketiga, menyusul penurunan 7,3% pada kuartal sebelumnya. Para ekonom telah memperkirakan pertumbuhan 2,3%. Data tiba-tiba lemah ditambahkan ke kesuraman atas prospek ekonomi global.

Secara terpisah, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe diperkirakan akan menunda kenaikan pajak penjualan yang direncanakan karena mulai berlaku tahun depan setelah kenaikan pajak penjualan pada bulan April tahun ini bertindak sebagai hambatan pada pertumbuhan.

Perdana menteri juga diharapkan untuk menyerukan pemilu dini yang bisa terjadi secepat bulan depan. Loonie stabil terhadap euro, dengan EUR / CAD mencelupkan 0,05% menjadi 1,4118.

Di zona euro, Bundesbank Jerman memperingatkan dalam laporan bulanannya bahwa prospek pertumbuhan di ekonomi terbesar di kawasan ini kemungkinan akan tetap lemah dalam beberapa bulan ke depan.

Selain itu, data menunjukkan bahwa ekspor zona euro melonjak 9% secara year-over-year pada bulan September, meningkatkan surplus perdagangan menjadi 17,7 miliar dari 15,4 pada bulan Agustus. Lonjakan ekspor mendorong prospek untuk pertumbuhan kuartal ketiga.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose