Dolar Tetap Turun Rendah Meskipun Data AS Optimis

Dolar tetap melemah terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat, karena kekhawatiran atas penyelidikan terhadap kampanye kepresidenan Donald Trump terus membebani greenback meskipun data data perumahan AS yang optimis.

Biro Sensus AS melaporkan pada hari Jumat bahwa izin penggilingan dan permukiman mulai meningkat jauh lebih banyak dari perkiraan bulan lalu.

Namun sentimen pada greenback tetap rapuh menyusul laporan bahwa kampanye pemilihan Presiden AS Donald Trump telah diminta untuk dokumen dalam penyelidikan yang sedang berlangsung terkait kemungkinan kemungkinan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden 2016.

The Wall Street Journal melaporkan pada hari Kamis bahwa Penasihat Khusus Robert Mueller mengeluarkan sebuah surat perintah pengadilan kepada lebih dari selusin pejabat.

Robert Mueller saat ini sedang melakukan penyelidikan atas upaya pemerintah Rusia untuk ikut campur dalam pemilihan 2016 dan kolusi potensial dengan kampanye presiden Donald Trump.

Secara terpisah, Dewan Perwakilan Rakyat AS pada hari Kamis menyetujui sebuah paket pemotongan pajak yang luas, yang sekarang akan diperdebatkan oleh Senat.

Investor masih berhati-hati, karena mayoritas Partai Republik lebih kecil di Senat dan tidak ada tindakan tegas yang diharapkan sampai setelah liburan Thanksgiving minggu depan.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan enam mata uang utama, turun 0,10% pada 93,75 pada pukul 08:35 am ET (12:35 GMT), tidak jauh dari posisi terendah tiga minggu di hari Rabu di 93,31. .

EUR / USD sedikit berubah pada 1,1778, sementara GBP / USD bertahan di 1,3187. Dalam sebuah pidato pada hari Jumat pagi, Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan bahwa bank sentral harus “sabar” ketika menormalkan kebijakan moneter.

Draghi juga mengatakan bahwa program pembelian obligasi ECB dapat berlanjut melampaui bulan September 2018 “jika perlu, dan dalam hal apapun sampai kita melihat penyesuaian yang berkelanjutan di jalur inflasi.”

Ucapan tersebut muncul sehari setelah data resmi menunjukkan bahwa harga konsumen zona euro naik pada tingkat tahunan sebesar 1,4% di bulan Oktober, turun dari 1,5% pada bulan September dan masih di bawah target ECB mendekati 2%.

Di tempat lain, USD / JPY turun 0,34% diperdagangkan pada 112,66, sementara USD / CHF turun 0,15% menjadi 0,9923. Dolar Australia dan Selandia Baru melemah, dengan AUD / USD turun 0,59% pada 0,7543 dan dengan NZD / USD mundur 0,86% menjadi 0,6789.

Sementara itu, USD / CAD menambahkan 0,16% menjadi 1,2777 setelah Statistik Kanada mengatakan bahwa harga konsumen naik 0,1% di bulan Oktober, sejalan dengan ekspektasi. Dari tahun ke tahun, harga konsumen meningkat 1,4%, juga seperti yang diharapkan.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose