Aussie Melemah Di Asia Karena Investor Berharap Kebijakan Lebih Mudah

Aussie turun tajam setelah produsen minyak utama gagal mencapai kesepakatan pada output pembekuan yang memiliki implikasi bagi kebijakan moneter karena harga minyak mentah merosot tajam di berita.

AUD / USD diperdagangkan turun 0,76% menjadi 0,7666, sedangkan USD / JPY berpindah tangan pada 108,11, turun 0,62%. melemahnya harga minyak dipandang sebagai membantu kebijakan moneter mudah saat global.

Selandia Baru mengatakan harga konsumen kuartal pertama naik 0,2%, lebih dari 0,1% dilihat kuartal ke kuartal dan 0,4% gain terlihat tahun ke tahun yang datang seperti yang diharapkan.

NZD / USD diperdagangkan turun 0,16% ke 0,6906. Data yang sejalan dengan Reserve Bank of proyeksi Selandia Baru dalam Surat Pernyataan Maret Kebijakan Moneter, menurut kepala ekonom ASB Nick Tuffley.

“Secara keseluruhan, data yang diterbitkan oleh Statistik NZ menunjukkan bahwa, meskipun tekanan inflasi inti masih rendah, mereka mulai mengangkat yang dapat memberikan RBNZ dengan keyakinan bahwa ekspektasi inflasi juga akan menstabilkan dan memulihkan,” kata Tuffley. Di Cina, harga rumah naik 4,9% untuk bulan Maret tahun ke tahun, di atas gain 3,6% dilihat.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, naik 0,01% ke 94,69. Dalam minggu depan kalender ekonomi ringan, dengan AS akan merilis data sektor perumahan.

Bank Sentral Eropa akan mengadakan pertemuan kebijakan moneter pada hari Kamis dan zona euro adalah untuk merilis data aktivitas sektor swasta pada hari Jumat.

Pekan lalu, dolar melemah terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat setelah rilis laporan ekonomi AS loyo, namun greenback masih berakhir minggu lebih tinggi.

Penurunan dolar datang setelah laporan yang menunjukkan bahwa produksi industri AS turun lebih dari yang diperkirakan pada bulan Maret dan sentimen konsumen memburuk sedikit bulan ini.

The University of Michigan mengatakan pembacaan awal indeks sentimen konsumen datang di 89,7 pada bulan April, turun dari 91,0 pada bulan Maret dan lebih rendah dari 92,0 pembacaan perkiraan para ekonom. Laporan lain menunjukkan bahwa AS output industri turun 0,6% pada bulan Maret, lebih buruk daripada ekonom penurunan 0,1% yang diharapkan. Laporan menggarisbawahi pandangan bahwa Federal Reserve kemungkinan akan menempel pendekatan hati-hati pada tingkat suku bunga di masa depan meningkat.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose