Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Saat Penutupan Perdagangan, Indeks Harga Saham BEI Turun 0,32%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada hari Selasa, karena kerugian di sektor Properti, Pertambangan dan Aneka Industri menyebabkan saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, Indeks Komposit BEI turun 0,32%.

Pelaku terbaik sesi pada Indeks Harga Saham Gabungan adalah Panca Global Securities Tbk (JK: PEGE), yang naik 21,57% atau 44,00 poin menjadi diperdagangkan pada level 248,00 pada penutupan. Sementara itu, Rimo International Lestari Tbk (JK: RIMO) menambah 15,75% atau 40.000 poin menjadi 294.000 dan Tunas Alfin Tbk (JK: TALF) naik 15,15% atau 50 poin menjadi 380 pada akhir perdagangan.

Pelaku terburuk adalah Bank Harda Internasional Tbk PT (JK: BBHI), yang turun 18,94% atau 50 poin diperdagangkan pada 214 di penutupan. Eratex Djaja Tbk (JK: ERTX) turun 17,96% atau 37 poin menjadi berakhir pada 169 dan Bank Qnb Indonesia Tbk (JK: BKSW) turun 16,67% atau 50 poin menjadi 250.

Jatuh saham melebihi jumlah yang meningkat di Bursa Efek Jakarta pada 203 sampai 129 dan 92 berakhir tidak berubah.

Saham Rimo International Lestari Tbk PT (JK: RIMO) naik ke level tertinggi sepanjang masa; Naik 15,75% atau 40.000 menjadi 294.000.

Minyak mentah untuk pengiriman Agustus naik 0,24% atau 0,11 menjadi $ 46,13 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman September naik 0,29% atau 0,14 menjadi US $ 48,56 per barel, sementara kontrak Gold Futures Agustus naik 0,19% atau 2,31 menjadi diperdagangkan pada $ 1236,01 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,03% menjadi 13304,5, sementara AUD / IDR naik 1,12% menjadi 10493.00. Index Dolar AS berjangka turun 0,46% pada 94,48.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose