5 Hal Penting Di Kalender Ekonomi Minggu Ini

INV – Pembacaan akhir pertumbuhan kuartal AS akan menjadi fokus utama pasar keuangan global minggu ini, karena investor mulai menurunkan aktivitas perdagangan sebelum liburan Natal dan tahun baru.

Di tempat lain, para pedagang akan memperhatikan keputusan kebijakan moneter yang jatuh tempo di Jepang di tengah spekulasi Bank of Japan akan tertinggal jauh di belakang bank sentral global utama dalam memutar kembali program stimulus massalnya.

Sementara itu, di Inggris, pelaku pasar akan melihat ke depan untuk membaca terakhir mengenai data pertumbuhan Inggris untuk indikasi lebih lanjut mengenai berlanjutnya efek keputusan Brexit mengenai ekonomi.

Investor juga akan mengawasi data survei kepercayaan bisnis Jerman untuk mengukur sentimen di ekonomi terbesar zona euro. Selain itu, pelaku pasar akan mencari data Jumat mengenai produk domestik bruto Kanada untuk mengukur kesehatan ekonomi.

1. PDB Triwulan AS – Perkiraan Akhir

AS akan merilis data akhir mengenai pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga pukul 8:30 ET (13: 30GMT) Kamis.

Data tersebut diharapkan dapat memastikan bahwa ekonomi berkembang sebesar 3,3% dalam tiga bulan yang berakhir pada tanggal 30 September, tidak berubah dari perkiraan awal. Ini tumbuh sebesar 3,1% pada kuartal kedua.

Laporan tentang pendapatan dan pengeluaran pribadi, yang mencakup data pengeluaran pengeluaran konsumsi pribadi, metrik inflasi yang disukai Fed, juga akan masuk dalam agenda.

Kalender minggu ini juga dilengkapi data AS tentang pesanan barang tahan lama, izin bangunan, penjualan rumah serta survei mengenai kondisi manufaktur di wilayah Philadelphia.

The Fed menaikkan suku bunga seperti yang diperkirakan pekan lalu dan membuat outlook suku bunga kenaikan tiga tingkat tambahan pada 2018 dan 2019 tidak berubah, karena prospek inflasi yang lesu.

Sementara itu, undang-undang perpajakan akan tetap berada dalam agenda, karena pembuat undang-undang bekerja untuk mendorong melalui undang-undang untuk merombak kode pajak menjelang batas waktu 22 Desember yang berlaku sendiri. DPR memberikan suara pada RUU tersebut pada hari Selasa.

2. Pengumuman Kebijakan BOJ

Bank of Japan diperkirakan tidak akan melakukan perubahan terhadap kebijakan moneternya pada akhir peninjauan suku bunga dua hari pada hari Kamis, karena ekspor dan konsumsi swasta yang kuat meningkatkan prospek ekspansi ekonomi moderat.

Namun, BoJ tetap mempertahankan proyeksi inflasi saat ini, dengan menyalahkan harga konsumen yang stagnan pada faktor-faktor seperti upaya perusahaan untuk meningkatkan produktivitas.

Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda akan menggelar jumpa pers kemudian untuk membahas keputusan tersebut. Dia cenderung mengingatkan pasar tekad BoJ untuk mempertahankan kebijakan ultra-mudah sampai inflasi berlanjut di atas 2%.

Analis pasar mengharapkan BOJ untuk mempertahankan suku bunga jangka pendek dan target imbal hasil obligasi 10 tahun tidak berubah setidaknya sampai paruh kedua tahun 2019. Sebagian besar ekonom yakin bank sentral Jepang akan mulai mengurangi stimulus pada akhir 2018 atau setelahnya.

3. PDB Q2 Final Inggris

Kantor Statistik Nasional akan menghasilkan perkiraan ketiga pada pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga Inggris pada pukul 09:30 GMT (4:30 ET) pada hari Jumat.

Laporan tersebut diperkirakan akan mengkonfirmasi ekonomi tumbuh 0,4% pada periode Juli-September sampai September, tidak berubah dari pembacaan awal. Pada basis tahun ke tahun, ekonomi diperkirakan tumbuh sebesar 1,5%, juga tidak berubah dari perkiraan awal.

Bank of England minggu lalu memilih dengan suara bulat untuk mempertahankan suku bunga sebesar 0,5%, seperti yang diharapkan, karena pembuat kebijakan bergulat dengan ketidakpastian mengenai Brexit, pertumbuhan upah rendah dan produktivitas lemah, yang semuanya menimbang pada ekonomi.

Politik kemungkinan akan berada di belakang pikiran investor, karena mereka terus mencari berita mengenai perundingan Brexit setelah Perdana Menteri Theresa May mendapatkan persetujuan dari Uni Eropa untuk beralih dari mendiskusikan persyaratan perceraian untuk memetakan sebuah rencana. untuk hubungan perdagangan masa depan.

4. Sentimen Bisnis IFO Jerman

Lembaga riset Ifo Jerman melaporkan sentimen bisnis Jerman pukul 09:00 GMT (4:00 AM ET) pada hari Selasa, dengan pelaku pasar memperkirakan indeks akan naik menjadi 117,6 bulan ini, yang akan menjadi titik tertinggi sepanjang masa.

Indeks bulanan didasarkan pada survei terhadap sekitar 7.000 perusahaan Jerman di sektor manufaktur, konstruksi, grosir dan ritel.

Selain itu, zona euro akan menerbitkan angka inflasi akhir untuk November, Senin. Laporan tersebut diperkirakan akan mengkonfirmasi bahwa harga konsumen naik 1,5%, berada di bawah target 2% -bank Eropa.

ECB mempertahankan suku bunga utama yang dipegangnya pekan lalu dan terjebak pada janjinya untuk memberikan stimulus selama dibutuhkan, memperkirakan inflasi akan tetap di bawah target pada tahun 2020.

5. Angka Pertumbuhan Kanada

Kanada akan merilis angka pertumbuhan ekonomi bulanan pada pukul 8:30 ET (13: 30GMT) Jumat. Data tersebut diperkirakan menunjukkan bahwa ekonomi tumbuh 0,2% pada bulan Oktober, setelah tumbuh 0,2% bulan sebelumnya.

Selain laporan PDB, data tingkat atas tentang inflasi dan penjualan eceran juga harus mendapat perhatian.

Bank of Canada mempertahankan suku bunga stabil awal bulan ini dan membuat ekspektasi kenaikan pada awal tahun depan, karena para pembuat kebijakan menunggu ketidakpastian, seperti negosiasi ulang NAFTA, untuk menghapus sebelum menaikkan suku bunga lagi.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose