Yen Lebih Rendah, Mata Uang Dari Negara-Negara Komoditas Ekspor Naik Sebagaimana Minyak Pulih

Yen tergelincir pada hari Selasa dan mata uang dari negara-negara komoditas ekspor naik karena harga minyak pulih setelah slide curam di sesi sebelumnya, meningkatkan sentimen investor.

USD / JPY naik 0,49% ke 109,33, naik dari posisi terendah satu minggu Senin 107,82. Harga minyak naik pada Selasa, sebagai pemogokan pekerja minyak di Kuwait memangkas tingkat output negara dan dibayangi kebuntuan antara Iran dan Arab Saudi pada pembekuan produksi diperdebatkan dimaksudkan untuk menopang harga.

Pemulihan harga minyak membantu mendorong ekuitas global lebih tinggi, dengan saham Eropa memukul tiga bulan tertinggi. Kekhawatiran atas intervensi oleh pejabat Jepang untuk melemahkan yen membuat investor berhati-hati pada mata uang.

Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan Selasa ia akan mengambil “berbagai langkah” terhadap pergerakan mata uang yang berlebihan dan menambahkan bahwa gerakan mata yang cepat yang tidak diinginkan.

Dolar AS turun ke posisi terendah 1,2740, tingkat yang tidak terlihat sejak Juli, melawan dolar Kanada terkait minyak dan pasangan terakhir di 1,2762. Dolar Australia mencapai tertinggi dari 0,7803 dan terakhir di 0,7777, naik 0,37% untuk hari, sementara NZD / USD menguat 0,91% ke 0,7011.

Euro bergerak lebih tinggi terhadap dolar, dengan EUR / USD naik 0,24% ke 1,1338. Euro juga menguat terhadap yen, dengan EUR / JPY maju 0,71% ke 123,97. Mata uang tunggal ditemukan dukungan setelah data menunjukkan bahwa sentimen ekonomi Jerman terus meningkatkan bulan ini.

ZEW indeks sentimen ekonomi untuk Jerman naik menjadi 11,2 pada April dari pembacaan bulan Maret dari 4,3, mengalahkan perkiraan 8,0.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, menurun 0,13% menjadi 94,33.

Prospek untuk masa depan AS suku bunga meningkat tetap tutul setelah Presiden Fed Boston Eric Rosengren memperingatkan Senin bahwa tarif dapat meningkatkan lebih cepat daripada investor saat ini mengharapkan.

Suku bunga yang lebih rendah membuat dolar kurang menarik untuk menghasilkan mencari investor. Secara terpisah, Presiden Fed New York William Dudley memperingatkan bahwa bank sentral AS kemungkinan akan tetap berpegang pada pendekatan hati-hati pada pengetatan kebijakan moneter.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose