Minyak Mentah NYMEX Turun Di Asia Sebagaimana Munculnya Sebuah Lonjakan

Harga minyak mentah turun tajam di Asia pada Rabu dengan munculnya sebuah lonjakan yang diharapkan dalam minyak mentah Iran di pasar fokus utama.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah WTI untuk pengiriman Maret turun 2,38% menjadi $ 28,87 per barel. Brent crude futures di Intercontinental Exchange (ICE) turun 1,87% menjadi $ 28,28 per barel.

Investor menunggu rilis laporan persediaan mingguan American Petroleum Institute pada Rabu, ditunda sehari karena libur Martin Luther King Jr dalam data terpisah AS dari Departemen Energi AS akan dirilis pada hari Kamis.

Pada Selasa pagi, Cina merilis data awal yang menunjukkan permintaan minyak mentah pada 2015 melonjak 2,5% secara tahunan menjadi 10,32 juta barel per hari. Angka-angka dapat membantu meringankan kekhawatiran terus-menerus dari pertumbuhan permintaan moderat dalam menghadapi mendekati rekor pasokan.

Semalam, AS berjangka minyak mentah ditutup lebih rendah pada Selasa pada hari volatile perdagangan, karena investor terus mencerna pulang bersejarah Iran untuk pasar energi global dan laporan dari permintaan tahunan rekor di Cina sementara harga minyak tetap di dekat posisi terendah 12 tahun.

Pada ICE, minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret diperdagangkan antara $ 28,61 dan $ 30,25 per barel sebelum ditutup pada $ 28,84, naik 0,29 atau 1,02% pada hari itu. Terlepas dari keuntungan sedikit, mentah berjangka laut Utara telah masih anjlok lebih dari 22% pada bulan Januari.

Investor terus bereaksi terhadap Pelaksanaan pengumuman Hari Sabtu setelah laporan dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menemukan bahwa negara Teluk Persia menyelesaikan langkah-langkah yang diperlukan untuk membatasi program pengujian nuklirnya. Penilaian membantu membuka sebuah perkumpulan sanksi ekonomi jangka panjang yang terbatas ekspor Iran untuk sekitar 1 juta barel per hari, jauh di bawah tingkat pra-sanksi di atas 3 juta barel per hari pada tahun 2011. Iran diharapkan untuk meningkatkan ekspor sebesar 500.000 barel per hari sebelum memperluas total 1 juta barel per hari dalam enam sampai tujuh bulan. Dalam setahun, Iran optimis total ekspor bisa mendekati 3,4 juta barel per hari.

Ekonomi Iran telah mengalami mati-matian selama dekade terakhir, dibatasi oleh sanksi berat yang terbatas bangsa dari ekspor minyak mentah hanya segelintir negara yang disetujui oleh sekelompok Powers Barat. Dalam beberapa bulan terakhir, namun, Iran dilaporkan telah berbaris pelanggan untuk membeli sekitar 300.000 barel per hari, karena pembatasan keuangan terus mereda. Fluktuasi jangka pendek harga minyak mentah selama beberapa minggu ke depan bisa tergantung pada seberapa cepat Iran membongkar minyak ultralight disimpan di kapal tanker offshore ke pasar melalui Asia dan Eropa.

Eksportir Iran kemungkinan akan diperdagangkan dengan pembeli tradisional dari pembeli Asia di India, sementara juga mengirim sekitar 200.000 barel per hari untuk pembeli Eropa dari Yunani, Spanyol dan Italia, menurut Financial Times. Kembali Iran untuk pasar global dipandang sebagai bearish untuk minyak mentah, yang telah menurun lebih dari 70% nilai selama 19 bulan terakhir di tengah banjir kelebihan pasokan di seluruh dunia.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose