Aussie Melemah Di Sesi Asia Setelah Kekhawatiran Data Perumahan RBA

Aussie melemah di Asia pada hari Selasa setelah risalah bank sentral pada pertemuan bulan Juni yang menunjukkan beberapa cakupan risiko pada perumahan, namun sebaliknya memuji ekonomi. Juga di Australia, harga rumah masuk seperti yang diharapkan pada kuartal pertama sebesar 2,2%.

AUD / USD diperdagangkan di 0,7588, turun 0,14%, sementara USD / JPY berpindah tangan pada 111,68, naik 0,13%.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap keranjang bertukar perdagangan enam mata uang utama, turun 0,03% menjadi 97,20.

Semalam, dolar naik ke tertinggi sesi terhadap sekeranjang mata uang global, setelah pejabat tinggi Federal Reserve memicu ekspektasi kenaikan suku bunga tambahan tahun ini, dengan mengatakan bahwa kenaikan upah akan membantu mengangkat inflasi lebih dekat ke target bank sentral.

Pada hari Senin, Presiden Fed New York William Dudley mengatakan bahwa kenaikan suku bunga dapat membahayakan ekonomi, menambahkan bahwa kemajuan yang berlanjut di pasar pekerjaan akan mendorong kenaikan upah, menghidupkan kembali penurunan inflasi baru-baru ini.

“Inflasi sedikit lebih rendah dari yang kita inginkan, tapi kita berpikir bahwa jika pasar tenaga kerja terus mengencangkan, upah secara bertahap akan meningkat dan dengan itu, inflasi akan turun kembali menjadi 2 persen,” kata Dudley kepada sebuah kelompok bisnis lokal di Plattsburg, New York.

Komentar Dudley menggemakan para bankir senior senior lainnya yang khawatir bahwa penundaan pengetatan kebijakan moneter dapat mengakibatkan situasi di mana Fed dapat dipaksa untuk menaikkan suku bunga dengan cepat.

The Fed, seperti yang diperkirakan secara luas, menaikkan tingkat benchmark utama sebesar 0,25% menjadi antara 1-1,25% pada Rabu lalu, mengisyaratkan kenaikan tingkat lain akhir tahun ini.

Kenaikan dolar dipatok balik euro dan pound sebagai komentar optimis Dudley datang di tengah awal resmi negosiasi Brexit antara Inggris dan Uni Eropa.

Dalam sebuah konferensi pers bersama dengan perunding Uni Eropa Michel Barnier, Sekretaris Inggris Brexit David Davis, mengatakan bahwa perundingan memulai “sebuah awal yang menjanjikan.”

Dolar terus meluruskan terhadap yen karena investor terus melarikan diri dari safe haven yen setelah keengganan Bank of Japan untuk meruncing stimulus darurat bagi perekonomian.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose