Dolar Menguat Terhadap Yen, Euro Melemah Pada Sesi Asia Yang Sepi

Dolar naik sedikit di Asia pada hari Senin dengan yen yang memberikan kenaikan baru-baru ini pada sebuah jeda ketegangan semenanjung Korea untuk saat ini, bahkan saat AS dan Korea Selatan memulai latihan gabungan yang ditentang oleh Pyongyang.

AUD / USD diperdagangkan di 0,7929, turun 0,03%, sementara USD / JPY berpindah tangan di 109,22, naik 0,03%. EUR / USD turun 0,03% sampai 1.1757, mendapatkan kembali beberapa ground dari awal sesi.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama perdagangan, naik 0,01% menjadi 93,37.

Datang minggu ini, investor akan melihat ke depan untuk pidato oleh bankir sentral pada simposium tahunan bank sentral Fed di Jackson Hole, Wyoming. Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi adalah kunci karena dia telah tertinggal diskusi sejauh ini di AS Dan disinggung di Jepang mengenai waktu dan metode untuk menghentikan program pembelian aset.

Selain itu, data AS tentang perumahan dan barang tahan lama untuk mengukur bagaimana dampaknya terhadap kebijakan Fed, sementara zona euro akan merilis data aktivitas sektor swasta.

Pekan lalu, dolar jatuh terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada hari Jumat karena ketidakpastian politik AS dan keraguan yang berkembang mengenai prospek kenaikan suku bunga lainnya oleh Federal Reserve tahun ini ditimbang.

Greenback jatuh ke posisi terendah empat bulan terhadap mata uang Jepang pada hari sebelumnya namun mengurangi kerugian setelah laporan bahwa penasihat senior Gedung Putih Steven Bannon meninggalkan jabatannya.

Ketidakpastian yang sedang berlangsung mengenai agenda ekonomi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan meragukan bahwa Fed akan memberikan kenaikan tingkat ketiga tahun ini telah dimasukkan ke dalam kelemahan dolar baru-baru ini.

Dolar melonjak ke tertinggi 14 tahun setelah pemilihan November Trump pada harapan bahwa rencananya untuk stimulus fiskal dan reformasi pajak akan mendorong ekonomi. Dolar sejak itu melepaskan keuntungan pasca-pemilunya di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kemampuan pemerintah untuk menyampaikan agendanya.

Tingkat yang lebih rendah biasanya membebani dolar dengan membuat aset AS kurang menarik bagi investor yang mencari hasil.

Euro membukukan kenaikan mingguan ketiga berturut-turut terhadap pound, naik 0,56% di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Bank of England akan mempertahankan suku bunga yang ditahan dalam beberapa bulan mendatang di tengah kekhawatiran dampak ekonomi dari Brexit.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose