Outlook FOREX Mingguan : 21 – 25 Agustus 2017

Dolar jatuh terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada hari Jumat karena ketidakpastian politik AS dan keraguan yang berkembang mengenai prospek kenaikan suku bunga lainnya oleh Federal Reserve tahun ini ditimbang.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan enam mata uang utama, turun 0,3% pada 93,36 akhir Jumat. Untuk minggu ini indeks naik 0,43%.

USD / JPY turun 0,36% pada 109,18 pada akhir perdagangan. Greenback jatuh ke posisi terendah empat bulan terhadap mata uang Jepang pada hari sebelumnya namun mengurangi kerugian setelah laporan bahwa penasihat senior Gedung Putih Steven Bannon meninggalkan jabatannya.

Ketidakpastian yang sedang berlangsung mengenai agenda ekonomi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan meragukan bahwa Fed akan memberikan kenaikan tingkat ketiga tahun ini telah dimasukkan ke dalam kelemahan dolar baru-baru ini.

Dolar melonjak ke tertinggi 14 tahun setelah pemilihan November Trump pada harapan bahwa rencananya untuk stimulus fiskal dan reformasi pajak akan mendorong ekonomi. Dolar sejak itu melepaskan keuntungan pasca-pemilunya di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kemampuan pemerintah untuk menyampaikan agendanya.

Tingkat yang lebih rendah biasanya membebani dolar dengan membuat aset AS kurang menarik bagi investor yang mencari hasil.

Euro lebih tinggi terhadap dolar, dengan EUR / USD naik 0,32% menjadi 1,1760. Mata uang tunggal juga lebih tinggi terhadap sterling, dengan EUR / GBP bergerak 0,25% menjadi 0,9132.

Euro membukukan kenaikan mingguan ketiga berturut-turut terhadap pound, naik 0,56% di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Bank of England akan mempertahankan suku bunga yang ditahan dalam beberapa bulan mendatang di tengah kekhawatiran dampak ekonomi dari Brexit.

Dalam minggu depan, investor akan melihat ke depan pidato para bankir sentral pada simposium bank sentral Fed di Jackson Hole, Wyoming.

Investor juga akan melihat data AS tentang perumahan dan barang tahan lama untuk mengukur bagaimana dampaknya terhadap kebijakan Fed, sementara zona euro akan merilis data aktivitas sektor swasta.

Senin, 21 Agustus

Kanada akan merilis data penjualan grosir.

Selasa, 22 Agustus

Inggris akan merilis data tentang pinjaman sektor publik.

ZEW Institute akan melaporkan sentimen ekonomi Jerman.

Kanada akan merilis data penjualan eceran.

Rabu, 23 Agustus

Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi akan berbicara di sebuah acara di Jerman.

Zona euro akan merilis data aktivitas sektor manufaktur dan jasa.

Presiden Fed Dallas Robert Kaplan berbicara.

AS akan merilis data penjualan rumah baru.

Kamis, 24 Agustus

Inggris akan merilis data yang direvisi pada pertumbuhan kuartal kedua.

AS akan melaporkan klaim pengangguran dan penjualan rumah yang ada.

Sementara itu, pertemuan tahunan para bankir dan ekonom sentral teratas di Jackson Hole akan berlangsung.

Jumat 25 Agustus

Institut Ifo akan melaporkan iklim bisnis Jerman.

AS akan merilis data pesanan barang tahan lama.

Presiden ECB Mario Draghi akan berbicara di Jackson Hole.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose