Outlook Mingguan Emas / Perak / Tembaga Berjangka : 21 – 25 Agustus 2017

Harga emas turun pada hari Jumat setelah melonjak ke tingkat tertinggi dalam sembilan bulan sebelumnya karena kekhawatiran ketidakpastian politik AS dan di tengah pembelian safe haven setelah serangan teroris di Spanyol.

Kontrak emas untuk pengiriman Desember turun turun 0,16% di $ 1,290.27 di divisi Comex New York Mercantile Exchange, setelah naik setinggi $ 1.306,9 sebelumnya, level tertinggi sejak 11 November.

Logam mulia itu berbalik arah setelah mendapat laporan bahwa penasihat senior Gedung Putih Steven Bannon meninggalkan jabatannya, dalam hal yang dianggap positif terhadap agenda administrasi Trump.

Ketidakpastian yang sedang berlangsung mengenai agenda ekonomi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan meragukan bahwa Fed akan melakukan kenaikan suku bunga ketiga tahun ini telah menjadi faktor yang mendasari permintaan emas.

Harga emas telah meningkat sekitar 11% tahun ini karena sebagian besar melemahnya dolar.

Dolar melonjak ke tertinggi 14 tahun setelah pemilihan November Trump pada harapan bahwa rencananya untuk stimulus fiskal dan reformasi pajak akan mendorong ekonomi. Dolar sejak itu melepaskan keuntungan pasca-pemilunya di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kemampuan pemerintah untuk menyampaikan agendanya.

Mata uang AS yang lebih lemah membuat logam berdenominasi dolar lebih murah untuk pembeli asing.

Harga emas naik di atas level $ 1.300 pada hari Jumat sebelumnya, sebuah penghalang psikologis utama bagi banyak investor, setelah sebuah serangan teroris menewaskan sedikitnya 13 orang di Barcelona.

Di tempat lain dalam perdagangan logam mulia, perak berada di $ 16,98 per troy ounce pada akhir Jumat, sementara platinum berada di $ 981,75 dan paladium turun 0,14% menjadi $ 924,85 per troy ounce.

Di antara logam dasar, tembaga berakhir pada $ 2,94 per pon, setelah ditutup pada level tertinggi sejak November 2014 pada hari Rabu di tengah harapan bahwa permintaan yang terus berlanjut dari China akan terus mendukung harga.

Dalam minggu depan, investor akan melihat ke depan pidato para bankir sentral pada simposium bank sentral Fed di Jackson Hole, Wyoming.

Investor juga akan melihat data AS tentang perumahan dan barang tahan lama untuk mengukur bagaimana dampaknya terhadap kebijakan Fed, sementara zona euro akan merilis data aktivitas sektor swasta.

Senin, 21 Agustus

Kanada akan merilis data penjualan grosir.

Selasa, 22 Agustus

Inggris akan merilis data tentang pinjaman sektor publik.

ZEW Institute akan melaporkan sentimen ekonomi Jerman.

Kanada akan merilis data penjualan eceran.

Rabu, 23 Agustus

Presiden ECB Mario Draghi akan berbicara di sebuah acara di Jerman.

Zona euro akan merilis data aktivitas sektor manufaktur dan jasa.

Presiden Fed Dallas Robert Kaplan berbicara.

AS akan merilis data penjualan rumah baru.

Kamis, 24 Agustus

Inggris akan merilis data yang direvisi pada pertumbuhan kuartal kedua.

AS akan melaporkan klaim pengangguran dan penjualan rumah yang ada.

Sementara itu, pertemuan tahunan para bankir dan ekonom sentral teratas di Jackson Hole akan berlangsung.

Jumat 25 Agustus

Institut Ifo akan melaporkan iklim bisnis Jerman.

AS akan merilis data pesanan barang tahan lama.

Presiden ECB Mario Draghi akan berbicara di Jackson Hole.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose