Saham Indonesia Lebih Tinggi Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Naik 0,76%

Saham Indonesia lebih tinggi setelah penutupan pada Rabu, karena keuntungan di Industri Miscellaneous, sektor Properti dan Infrastruktur dipimpin saham lebih tinggi. Pada penutupan di Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan BEI naik 0,76%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG adalah Bank OCBC NISP Tbk (JK: NISP), yang naik 24,45% atau 390 poin untuk perdagangan di 1985 pada penutupan. Sementara itu, Gunawan Dianjaya Steel Tbk (JK: GDST) menambahkan 19,82% atau 22 poin menjadi berakhir pada 133 dan Indofarma Tbk (JK: INAF) naik 15,66% atau 260 poin ke 1.920 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Akbar Indomakmur AKBAR INDO MAKMUR STIMEC Tbk (JK: AIMS), yang jatuh 10,00% atau 26 poin untuk perdagangan di 234 pada penutupan. Bank Harda Internasional Tbk PT (JK: BBHI) menurun 10,00% atau 8 poin menjadi berakhir pada 72 dan Sigmagold Inti Perkasa Tbk (JK: TMPI) turun 9,76% atau 32 poin ke 296.

Naik kalah jumlah saham yang menurun di Bursa Efek Jakarta dengan 165-124 dan 88 berakhir tidak berubah.

Saham Bank Harda Internasional Tbk PT (JK: BBHI) jatuh ke terendah sepanjang waktu; jatuh 10,00% atau 8 untuk 72. Saham Sigmagold Inti Perkasa Tbk (JK: TMPI) jatuh ke 3-tahun terendah; kehilangan 9,76% atau 32-296.

Minyak mentah untuk pengiriman November naik 2,11% atau 0,93 ke $ 44,98 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman November naik 1,94% atau 0,89 untuk memukul $ 46,77 per barel, sementara kontrak emas Desember naik 0,47% atau 6,25 diperdagangkan pada $ 1.324,45 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,06% ke 13.131,0, sementara AUD / IDR naik 0,76% ke 10.022,40. Indeks Dolar AS turun 0,05% pada 95,92.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose