Dolar Melemah Di Sesi Asia Seiring Kenaikan Suku Bunga Fed Dalam Fokus

Dolar melayang melemah di Asia pada hari Kamis karena keraguan tumbuh di atas prospek kenaikan suku bunga Fed ketiga tahun ini.

USD / JPY turun 0,21% menjadi 111,16, sementara AUD / USD diperdagangkan di 0,7553, naik 0,01%.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan enam mata uang utama, turun 0,05% menjadi 97,17.

Sebelumnya, kiwi naik setelah Reserve Bank of New Zealand mempertahankan suku bunga stabil di 1,75% seperti yang diharapkan pada hari Kamis dengan prospek pertumbuhan mencatat bahkan karena bank sentral mengatakan bahwa kebijakan akan tetap bersifat mengakomodasi. NZD / USD naik 0,61% menjadi 0,7251 di perdagangan Asia.

Semalam, dolar menguat terhadap sekeranjang mata uang global, setelah data menunjukkan penjualan rumah AS yang ada tiba-tiba naik di bulan Mei sementara lonjakan momentum terbatas poundsterling.

National Association of Realtors mengatakan permintaan yang kuat dan hipotek murah menaikkan harga pada tingkat yang tidak berkelanjutan, karena penjualan rumah yang ada naik 1,1% di bulan Mei menjadi tingkat tahunan sebesar 5,62 juta. Analis memperkirakan penjualan rumah AS yang ada turun sebesar 0,5%.

Kenaikan tak terduga penjualan rumah yang ada mendorong sentimen pada dolar, setelah greenback jatuh ke posisi terendah sesi yang tertekan oleh lonjakan pound, menyusul komentar bullish mengenai kenaikan suku bunga dari kepala ekonom Bank of England, Andy Haldane.

Haldane mengatakan bahwa dia mungkin akan bergabung dengan mereka yang meminta kenaikan tarif dalam beberapa bulan mendatang, dan menambahkan bahwa “sebagian penarikan” langkah-langkah kebijakan tambahan akan menjadi lebih bijaksana “relatif segera”.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose