Keuntungan Yen Sedikit Setelah PMI Lebih Baik Dari Yang Diharapkan

Yen terbalik kelemahan sebelumnya dan memperoleh sedikit pada hari Jumat di Asia sebagai ukuran manufaktur menunjukkan beberapa kehidupan.

Jepang melaporkan sementara manufaktur PMI untuk bulan Juli di 49,0, lebih baik dari tingkat yang diharapkan dari 48,3, dan lebih tinggi dari 48,1 pada bulan Juni, meskipun masih di bawah ekspansi.

USD / JPY berpindah tangan pada 105,83, turun 0,03%, sementara AUD / USD diperdagangkan pada 0,7474, turun 0,25%. Euro turun ,03-1,1023. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, naik 0,02% ke 96,96.

Semalam, dolar dikupas kerugian terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis, karena AS data sektor perumahan yang kuat memberikan dukungan dan sebagai pernyataan optimis oleh Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi gagal berkelanjutan meredakan kekhawatiran pertumbuhan global.

Data menunjukkan bahwa penjualan rumah AS yang ada naik 1,1% pada bulan Juni 5,57 juta unit dari 5,51 juta unit pada bulan Mei yang direvisi dari membaca awal 5,53 juta. Konsensus memperkirakan untuk penurunan 0,5% menjadi 5,48 juta unit.

Laporan itu muncul setelah AS Departemen Tenaga Kerja mengatakan jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran awal pada pekan yang berakhir 16 Juli turun 1.000 ke 253.000 dari total pekan sebelumnya dari 254.000. Analis memperkirakan klaim pengangguran meningkat 11.000 menjadi 265.000 minggu lalu.

Secara terpisah, Federal Reserve Bank of Philadelphia mengatakan bahwa indeks manufaktur jatuh ke -2,9 bulan ini dari membaca bulan Juni dari 4,7. Para analis telah memperkirakan indeks untuk meningkatkan menjadi 5,0 pada bulan Juli. Di akhir pertemuan kebijakan, ECB mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada rekor rendah 0,0%, sejalan dengan perkiraan.

Mengomentari keputusan tersebut, Presiden ECB Mario Draghi mengatakan pemulihan zona euro menghadapi beberapa headwinds, dan risiko tetap miring ke sisi negatifnya, mengutip referendum UK, memperlambat pasar negara berkembang dan lambatnya reformasi struktural sebagai ancaman utama.

Draghi juga mengatakan bahwa pasar Eropa lapuk volatilitas pasca-Brexit dengan “mendorong ketahanan”, tetapi menegaskan bahwa bank sentral siap untuk bertindak dengan menggunakan semua instrumen yang tersedia di bawah mandatnya jika diperlukan.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose