Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 1,16%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada Selasa, karena kerugian di Industri Aneka, Industri Dasar dan sektor Manufaktur dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI turun 1,16%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG yang Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (JK: DAJK), yang naik 23,08% atau 21,00 poin untuk perdagangan di 112.00 pada penutupan. Sementara itu, Golden Retailindo Tbk (JK: GOLD) menambahkan 22,47% atau 100 poin menjadi berakhir pada 545 dan Kabelindo Murni Tbk (JK: KBLM) naik 14,05% atau 17 poin ke 138 pada akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Supreme Cable Manufacturing Corp (JK: SCCO), yang jatuh 9,47% atau 450 poin untuk perdagangan di 4300 pada penutupan. Asiaplast Industries Tbk (JK: APLI) turun 9,33% atau 7 poin menjadi berakhir pada 68 dan Kedawung Setia Industrial Tbk (JK: KDSI) turun 9,22% atau 20 poin ke 197. Jatuh kalah jumlah saham yang maju di Bursa Efek Jakarta dengan 184-82 dan 88 berakhir tidak berubah.

Saham di Golden Retailindo Tbk (JK: GOLD) naik ke tertinggi sepanjang masa; up 22,47% atau 100-545.

Minyak mentah untuk pengiriman April turun 2,10% atau 0,70 ke $ 32,69 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman April turun 1,67% atau 0,58 untuk memukul $ 34,11 per barel, sedangkan April kontrak emas naik 0,73% atau 8,80 diperdagangkan pada $ 1.218,90 per troy ounce.

USD / IDR naik 0,31% ke 13.437,0, sementara AUD / IDR naik 0,29% ke 9.744,25. Indeks Dolar AS naik 0,06% pada 97,44.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose