Minyak Mentah NYMEX Lebih Tinggi Di Pasar Asia Sebagai Pergeseran Perhatian Ke Pertemuan OPEC

Harga minyak mentah beringsut lebih tinggi di Asia pada Senin dengan fokus pada pertemuan OPEC mendatang awal bulan depan. Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah untuk pengiriman Januari naik 0,24% menjadi $ 41,58 per barel.

Pada minggu ke depan, pelaku pasar akan fokus pada sebuah kebingungan data ekonomi AS pada Rabu untuk indikasi lebih lanjut pada kekuatan ekonomi dan kemungkinan kenaikan suku bunga Desember. Pasar AS akan ditutup Kamis untuk liburan Thanksgiving dan Jumat akan menjadi setengah hari.

Pada hari Senin, pasar di Jepang ditutup untuk liburan. Zona euro adalah untuk merilis data survei manufaktur dan jasa aktivitas sektor. Jerman dan Perancis juga untuk melepaskan reports.The individu AS akan merilis data sektor swasta pada penjualan rumah yang ada.

Pekan lalu, harga minyak berayun antara keuntungan dan kerugian dalam perdagangan volatil berombak pada hari Jumat, karena investor bereaksi terhadap berakhirnya kontrak minyak West Texas Intermediate Desember.

Kelompok riset industri Baker Hughes (N: BHI) mengatakan Jumat malam bahwa jumlah rig pengeboran minyak di AS menurun sebesar 10 pekan lalu untuk 564.

Sebuah rendah US hitungan rig biasanya pertanda bullish untuk minyak karena sinyal produksi berpotensi lebih rendah di masa depan. Keuntungan yang terbatas di tengah kekhawatiran berlama pasokan kekenyangan negeri. Persediaan minyak mentah AS naik untuk delapan pekan berturut-turut pekan lalu, yang tersisa di dekat tingkat yang tidak terlihat untuk saat ini tahun setidaknya 80 tahun terakhir.

Di tempat lain, di ICE Futures Exchange di London, minyak Brent untuk pengiriman Januari tertempel di 48 sen, atau 1,09%, menjadi ditutup minggu di $ 44,66 per barel pada hari Jumat. Ini sebelumnya naik ke sesi tinggi $ 45,50 pada pra-pekan short-covering.

Pasar minyak telah defensif dalam beberapa bulan terakhir di tengah ketidakpastian tentang seberapa cepat kekenyangan global mentah diatur menyusut. Produksi minyak global melampaui permintaan menyusul booming di AS produksi minyak serpih dan setelah keputusan pada tahun OPEClast tidak memotong produksi.

OPEC akan bertemu pada 4 Desember untuk meninjau strategi output mereka. Arab Saudi dan anggota OPEC lainnya Teluk baru-baru ini mengindikasikan bahwa mereka akan terus menempel kebijakan mereka membela pangsa pasar dengan menjaga produksi yang tinggi.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose