Dolar Mendekati Dekat 7 Minggu Terendah Pada Ketidakpastian Trump

Dolar diperdagangkan mendekati posisi terendah tujuh minggu terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada Selasa, karena kekhawatiran atas kebijakan ekonomi proteksionis Presiden Donald Trump terus membebani.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, naik 0,2% di 100,16, setelah jatuh ke 99,88 semalam, terendah sejak 8 Desember.

Pada hari Senin, Trump secara resmi mengundurkan diri AS dari Pacific Rim Trans-Pacific Partnership (TPP), menjauhkan Amerika dari sekutu Asianya. Ia juga mengatakan ia bermaksud untuk menegosiasikan kembali kesepakatan perdagangan bebas NAFTA antara AS, Kanada dan Meksiko.

Penurunan dolar mencerminkan kekhawatiran atas ketidakjelasan kebijakan dan kekhawatiran bahwa sikap proteksionis nya bisa memukul laba perusahaan dan bertindak sebagai hambatan pada pertumbuhan ekonomi Trump.

Dolar didorong lebih tinggi terhadap yen, dengan USD / JPY naik 0,45% ke 113,20, setelah jatuh ke level terendah semalam 112,53.

Euro tergelincir, dengan EUR / USD mencelupkan 0,15% ke 1,0749. Di zona euro, data survei pada Selasa menunjukkan bahwa kegiatan usaha turun ke awal yang kuat untuk tahun ini, dengan kerja meningkat pada tingkat tercepat sejak 2008. Sementara itu, pound lebih rendah, dengan GBP / USD turun 0,22% ke 1,2502, dari tertinggi dua bulan Senin dari 1,2536.

Sterling mundur menjelang putusan Mahkamah Agung U.K.  pada pemerintah akan membutuhkan persetujuan parlemen untuk melakukan exit Inggris dari Uni Eropa dengan memicu Pasal 50 Perjanjian Lisbon.

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose