Yen Melemah Di Sesi Asia Karena Investor Masih Mengincar Risiko Politik

Yen melemah ringan di Asia pada Kamis, mengambil nafas sebagai risiko terus berhubungan dengan kebijakan perdagangan global tetap mendukung membeli mata uang safe haven.

Di Asia, inflasi kuartal keempat di Selandia Baru naik 1,3% tahun ke tahun dan 0,4% kuartal ke kuartal, baik di atas ekspektasi dengan NZD / USD turun 0,12% menjadi 0,7284 setelah data, sementara Jepang melaporkan indeks harga jasa perusahaan naik 0,4% pada bulan Desember seperti yang diharapkan.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, turun 0,07% ke 99,84. Berpasangan, USD / JPY naik 0,04% ke 113,31, sementara GBP / USD naik 0,08% ke 1,2644. AUD / USD diperdagangkan pada 0,7572, turun 0,04%.

Semalam, dolar jatuh pada hari Rabu dengan keprihatinan atas jalur perdagangan global di bawah Presiden Donald Trump setelah serangkaian langkah-langkah untuk meninjau atau meninggalkan pakta perdagangan multilateral dan menyerang penawaran bilateral bahkan AS pangsa indeks mencapai rekor tertinggi pada hari Rabu.

Sebuah kebingungan tindakan eksekutif di imigrasi dan peraturan yang mempengaruhi busineses oleh Presiden Donald Trump membantu mengangkat indeks Dow Jones di atas 20.000 pada hari Rabu.

Trump juga membuka jalan untuk dua pipa yang kontroversial pada Selasa, sehingga memudahkan TransCanada untuk membangun pipa Keystone XL dan Transfer Energy Partners untuk membangun bagian akhir dari pipa Dakota Access.

Greenback juga melemah pekan ini setelah Trump mengatakan di Twitter bahwa ia akan mencari “penyelidikan besar” terhadap dugaan penipuan pemilih, dengan fokus pada dua negara dan pemilih ilegal. Seruan itu muncul meski petugas pemilu Partai Republik di negara-negara kunci mengatakan mereka telah menemukan bukti pemungutan suara penipuan.

Pada hari Selasa, National Association of Sekretaris Negara mengatakan memiliki keyakinan dalam “integritas sistemik dari proses pemilihan kami” dan tidak mengetahui adanya bukti yang terkait dengan klaim Trump. Dolar berada di bawah tekanan sejak pelantikan Trump Jumat lalu di tengah kekhawatiran atas ketidakjelasan kebijakan dan kekhawatiran bahwa sikap perdagangan proteksionis nya bisa memukul laba perusahaan dan bertindak sebagai hambatan pada pertumbuhan ekonominya.

 

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose