Euro, Yen Mencapai Posisi Sesi Terendah Setelah Data Durable

Euro dan yen jatuh ke posisi terendah sesi terhadap dolar pada hari Kamis setelah kenaikan yang lebih besar dari perkiraan dalam pesanan barang tahan lama AS mengimbangi penurunan inflasi dan peningkatan klaim pengangguran.

EUR / USD terakhir turun 1,28% menjadi 1,1215, terlemah sejak 26 Januari. USD / JPY naik 0,34% menjadi 119,25, mendekati tertinggi Selasa dari 119,83. Dolar menguat setelah Departemen Perdagangan melaporkan bahwa pesanan barang tahan lama, yang meliputi item transportasi, naik 2,8% bulan lalu, di atas ekspektasi untuk kenaikan 1,7%.

Pada saat yang sama data lain menunjukkan bahwa harga konsumen AS turun 0,7% pada bulan Januari, penurunan terbesar sejak Desember 2008, karena harga bensin terus turun. Pada basis tahun-ke-tahun, harga konsumen turun 0,1%.

Data muncul setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan Rabu bahwa pertumbuhan upah dan inflasi harus bangkit sebelum bank dapat menaikkan suku bunga, meskipun tanda-tanda perbaikan di pasar tenaga kerja.

Secara terpisah, angka resmi menunjukkan bahwa jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran awal pekan lalu naik 31.000 ke 313.000 dari jumlah revisi pekan sebelumnya sebesar 282.000.

Euro masih di bawah tekanan di tengah kekhawatiran atas kondisi yang melekat pada ekstensi bailout Yunani. Sebelumnya Kamis, Jerman memperingatkan bahwa perpanjangan bailout bisa ditinggalkan jika Athena tidak menempel janji nya.

Dalam perdagangan lainnya, indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, naik 1,05% menjadi tiga minggu tinggi 95,24.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose