Outlook FOREX Mingguan : 26 – 30 Juni 2017

Dolar jatuh terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada hari Jumat, mencatat penurunan satu hari terbesar dalam tiga minggu setelah kekhawatiran berlama-lama mengenai prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini di tengah perlambatan inflasi.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan enam mata uang utama, turun 0,37% pada 96,98 pada akhir Jumat, menarik lebih jauh dari tertinggi satu bulan yang ditetapkan pada hari Selasa.

Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard mengatakan pada hari Jumat bahwa Fed harus menunda kenaikan suku bunga lebih lanjut untuk melihat bagaimana ekonomi berjalan.

“Data inflasi baru-baru ini mengejutkan sisi negatifnya dan mempertanyakan gagasan bahwa inflasi AS dapat diandalkan kembali ke sasaran,” katanya. “The Fed bisa menunggu dan melihat bagaimana ekonomi berkembang sebelum melakukan penyesuaian lebih lanjut.”

Pada pertemuannya minggu sebelumnya, Fed tetap mempertahankan proyeksi kenaikan satu tahun lagi meskipun data inflasi lemah belakangan ini.

Dolar telah meningkat pada awal pekan ini didorong oleh komentar Presiden Fed New York William Dudley, yang mengatakan bahwa pasar tenaga kerja yang ketat akan mendorong kenaikan upah dan menyebabkan inflasi berbalik dari kemunduran saat ini.

Euro lebih tinggi terhadap dolar, dengan EUR / USD naik 0,39% menjadi 1,1194. Sterling juga menguat terhadap greenback, dengan GBP / USD naik 0,29% menjadi 1,2718.

Pound didorong oleh komentar hawkish oleh pembuat kebijakan Bank of England, Kristin Forbes, yang mengatakan bahwa ‘kenaikan’ suku bunga Inggris tidak boleh ditunda lagi.

Dolar sedikit berubah terhadap yen, dengan USD / JPY di 111,28 pada akhir perdagangan.

Dalam minggu depan, investor akan secara ketat mengamati ucapan Ketua Fed Janet Yellen pada hari Selasa untuk indikasi baru mengenai kenaikan suku bunga lebih lanjut dan sinyal pada rencana untuk memangkas neraca Fed.

Pengamat pasar juga akan menunggu data inflasi zona euro Jumat dan pidato oleh kepala bank sentral di forum ECB mengenai perbankan sentral di Portugal.

Senin, 26 Juni

Institut Ifo akan melaporkan iklim bisnis Jerman.

AS akan merilis data pesanan barang tahan lama.

Presiden ECB Mario Draghi akan membuka forum tahunan ECB mengenai perbankan sentral di Portugal.

Selasa, 27 Juni

Presiden ECB Mario Draghi akan berbicara di Portugal.

Bank of England akan menerbitkan laporan stabilitas keuangan dua tahunan dan Gubernur Mark Carney mengadakan konferensi pers.

AS akan menerbitkan laporan tentang kepercayaan konsumen.

Ketua Fed Janet Yellen akan berbicara di sebuah acara di London.

Rabu, 28 Juni

Kepala ECB, BoE, Bank of Japan dan Bank of Canada akan berbicara di forum perbankan sentral ECB di Portugal.

AS akan merilis angka penjualan rumah yang tertunda.

Kamis, 29 Juni

Selandia Baru adalah untuk melaporkan kepercayaan bisnis.

Jerman akan mempublikasikan data awal inflasi.

AS akan merilis data yang direvisi pada pertumbuhan kuartal pertama dan laporan klaim pengangguran awal.

Jumat, 30 Juni

China akan merilis data tentang aktivitas sektor manufaktur dan jasa.

Jerman akan melaporkan penjualan eceran.

Inggris mempublikasikan data rekening giro dan juga revisi angka pertumbuhan kuartal pertama.

Zona euro akan mempublikasikan data awal inflasi.

Kanada merilis untuk menghasilkan data bulanan mengenai pertumbuhan ekonomi.

AS akan mengumpulkan laporan dengan pengeluaran pribadi dan merevisi data tentang sentimen konsumen.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose