Saham Indonesia Lebih Rendah Pada Penutupan Perdagangan, IHSG Turun 0,19%

Saham Indonesia lebih rendah setelah penutupan pada hari Senin, sebagai kerugian di Industri Miscellaneous, Manufaktur dan Industri Consumer sektor dipimpin saham lebih rendah. Pada penutupan di Jakarta, IHSG BEI kehilangan 0,19%.

Penampil terbaik dari sesi pada IHSG adalah Bank Maspion Indonesia Tbk (JK: BMAS), yang naik 20,61% atau 68 poin untuk perdagangan di 398 pada penutupan. Sementara itu, Hotel Mandarine Regency Tbk PT (JK: HOME) menambahkan 18,18% atau 40 poin menjadi berakhir pada 260 dan Energi Mega Persada Tbk (JK: ENRG) naik 15,71% atau 11 poin ke 81 di akhir perdagangan.

Para pemain terburuk dari sesi yang Alakasa Industrindo Tbk (JK: ALKA), yang jatuh 24,78% atau 57 poin untuk perdagangan di 173 pada penutupan. Radana Bhaskara Finance Tbk (JK: HDFA) menurun 18,52% atau 50 poin menjadi berakhir pada 220 dan Argha Karya Prima Ind Tbk (JK: AKPI) turun 16,17% atau 135 poin ke 700.

Jatuh kalah jumlah saham memajukan orang-orang di Bursa Efek Jakarta dengan 154-146 dan 94 berakhir tidak berubah.

Saham Energi Mega Persada Tbk (JK: ENRG) naik ke tertinggi 52-minggu; naik 15,71% atau 11 ke 81. Saham Argha Karya Prima Ind Tbk (JK: AKPI) turun ke posisi terendah 52-minggu; kehilangan 16,17% atau 135-700.

Minyak mentah untuk pengiriman Maret turun 0,19% atau 0,10 ke $ 53,07 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman April turun 0,47% atau 0,26 untuk memukul $ 55,44 per barel, sementara kontrak April Emas Berjangka jatuh 0,06% atau 0,75 diperdagangkan pada $ 1.190,35 per troy ounce.

USD / IDR turun 0,24% ke 13.332,5, sementara AUD / IDR naik 0,10% ke 10.083,90. Index Dolar AS berjangka turun 0,01% di 100,55.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
"Analisa Teknikal Diupdate Antara Jam 12.00-15.00 WIB"
Dapatkan Pemberitahuan Update Langsung Ke Email Anda

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose