Mengenal Buy/Sell Stop dan Buy/Sell Limit Dalam Forex Trading

Aktifitas forex trading tidak terlepas dari posisi beli dan jual atau buy dan sell. Prediksi forex akurat sangat diperlukan, meskipun kebebasan dalam menentukan posisi beli dan jual sepenuhnya di tangan trader. Sehingga trader bisa mendapatkan keuntungan optimal dan menghindari kerugian. Saat mengambil posisi buy, trader juga bisa memadukan long atau bid, kemudian posisi sell bisa dipadukan dengan short atau offer. Dengan mengetahui istilah tersebut dalam forex, maka anda tidak kebingungan saat menemui berbagai istilah tersebut. Jika anda menemukan istilah long atau bid, hal ini sama saja maknanya dengan kondisi beli atau buy.

Memang membaca quotes sangat gampang, tapi bila anda belum memahaminya maka bisa sangat membingungkan anda. Quotes yang terdapat pada transaksi forex pada umumnya dicantumkan bersama dengan pairs dan bisa fluktuatif menurut perkembangan pasar forex yang sedang berjalan atau real time. Sebenarnya cara membaca quotes sangat sederhana jika anda memperhatikan dua hal. Yang pertama adalah anda perhatikan mata uang pertama yang ditampilkan merupakan mata uang base-nya dan base currency-nya memiliki nilai selalu 1. Misalnya, USD/CHF 1.4623, quotes ini dimaksudkan kalau 1 Dollar Amerika Serikat sama saja nilainya dengan 1.4623 Swiss Franc. Jika Dollar pada kesempatan lain bernilai USD/CHF 1.4630, maka hal tersebut menunjukkan kalau Dollar Amerika Serikat mengalami kenaikan atau menguat sebanyak 7 poin. Kondisi ini dikarenakan dapat membeli lebih banyak lagi Swiss Franc.

Pada setiap pairs terdapat dua harga yang akan tampil yakni harga jual atau offer dan harga beli atau bid. Selisih antara harga beli dan harga jual dinamakan sebagai spread. Maka kalau menggunakan contoh seperti di atas, maka USD/CHF 1.4623/28 memiliki makna harga jual Dollar Amerika Serikat adalah 1.4623 Swiss Franc, kemudian harga belinya adalah 1.4628. Maka spread dari selisih nilai tersebut adalah 5 dengan perhitungan 28 dikurangi dengan 23 yang menghasilkan angka 5.

Pengertian Pending Order Buy Stop, Sell Stop, Buy Limit, Sell Limit

Nilai spread akan ditentukan oleh pialang dan nilai spread bisa berlainan pada setiap pialang. Semakin kecil nilai spead, maka semakin baik juga kondisinya untuk investor. Sebaiknya anda mencari pialang dengan nilai spread yang bersaing. Misalkan anda memilih pialang forex yang hanya menerapkan nilai spread sangat rendah hanya 2 pip. Dalam aktifitas forex trading juga sangat dikenal istilah Buy Stop, Sell Stop, Buy Limit dan Sell Limit. Beberapa istilah ini sangat penting anda kuasai agar mendukung bisnis forex ini, bagaimana untuk membedakan kondisi tersebut?

1. Apa itu Buy Limit

Posisi Buy Limit adalah dengan membooking atau memasang Buy di bawah harga yang sedang berlangsung atau berjalan, Harapannya jika grafik running price bisa mengalami penurunan mengarah ke titik tertentu. Pada titik itu secara otomatis akan dipasang Buy dengan tujuan supaya grafik itu bisa melonjak naik sehingga anda mendapatkan keuntungan. Sebagai contoh harga Buy EURUSD sekarang ini adalah 1,3525 kemudian anda berkeinginan untuk menerapkan open posisi berupa Buy Limit kalau nantinya harga mengalami penurunan sampai 20 pips dari harga running atau harga berjalan, maka anda bisa memilih Order Buy Limit.

Contoh Penerapan Buka Posisi Buy Limit

cara open posisi / pasang buy limit forex

Anda bisa klik dua kali pada Pairs EUR/USD dan pada Pop-UP Order pilih Type : Pending Order, dan Type Pending Ordernya pilih Buy Limit dengan di bagian at price masukkan nilai 1,3505 (Yaitu berharap diharga harga sekarang contoh tadi 1.3525 akan turun 20 pips) dan klik Place, jadi nanti Apabila harga telah menyentuh nilai 1.3505, maka pending order atau pesan order anda akan dieksekusi atau dalam posisi terbuka dengan kondisi buy pada harga 1.3505.

2. Apa itu Buy Stop

Posisi Buy Stop adalah dengan membooking atau memasang Buy di atas harga yang sedang berlangsung atau berjalan. Harapannya apabila grafik running price mengalami pergerakan naik menuju titik tertentu, maka pada titik itu secara otomatis akan diterapkan posisi Buy. Dengan begitu harapannya, supaya grafik bisa mengalami pergerakan naik lagi agar anda bisa mendapatkan profit yang optimal. Sebagai contoh harga Buy EURUSD sekarang ini adalah 1,3525 kemudian anda berkeinginan untuk menerapkan open posisi berupa Buy. Tapi kalau nantinya sebagai contoh harga mengalami kenaikan sampai 20 pips dari harga running atau harga berjalan, maka anda bisa memilih Order Buy Stop. Anda bisa mengetikannya di bagian at price dan masukkan nilai 1,3545 tersebut. Apabila harga telah menyentuh nilai 1.3545, maka pending order atau pesan order anda akan dieksekusi atau dalam posisi terbuka dengan kondisi buy pada harga 1.3545.

3. Apa itu Sell Limit

Posisi Sell Limit adalah dengan membooking atau memasang Sell di atas harga yang sedang berlangsung atau berjalan. Harapannya jika grafik running price mengalami pergerakan naik mengarah ke titik tertentu. Sedangkan pada titik itu secara otomatis akan terpasang posisi Sell, dengan tujuan supaya grafik mengalami penurunan maka anda akan menghasilkan profit atau keuntungan. Sebagai contoh harga Sell EURUSD sekarang ini berada di posisi 1,3525, kemudian anda berkeinginan untuk melakukan open posisi Sell. Jika nantinya harga mengalami kenaikan berkisar 30 pips berdasarkan harga yang berjalan atau harga running. Maka anda bisa melakukan Order Sell Limit dan anda bisa mengetikkan di sisi at price memakai nilai 1,3555. Kemudian kalau nantinya harga telah menyentuh angka 1,3555, maka pesan order atau pending order anda akan dieksekusi atau dalam posisi terbuka dengan kondisi Sell pada harga 1,3555.

4. Apa itu Sell Stop

Posisi Sell Stop adalah dengan membooking atau memasang Sell di bawah harga yang sedang berlangsung atau berjalan. Harapannya jika grafik running price mengalami pergerakan naik mengarah ke titik tertentu. Sedangkan pada titik itu secara otomatis akan terpasang posisi Sell, dengan tujuan supaya grafik mengalami penurunan maka anda akan menghasilkan profit atau keuntungan. Sebagai contoh harga Sell EURUSD sekarang ini berada di posisi 1,3525, kemudian anda berkeinginan untuk melakukan open posisi Sell. Jika nantinya harga mengalami penurunan berkisar 30 pips berdasarkan harga yang berjalan atau harga running. Maka anda bisa melakukan Order Sell Stop dan anda bisa mengetikkan di sisi at price memakai nilai 1,3495. Kemudian kalau nantinya harga telah menyentuh angka 1,3495, maka pesan order atau pending order anda akan dieksekusi atau dalam posisi terbuka dengan kondisi Sell pada harga 1, 3495.

Cara perhitungan profit loss dalam perdagangan forex

Setiap nilai yang naik 1 poin dari 1,4500 menjadi 1,4501 pada EUR/USD, maka nilainya adalah 0,1 Dollar setiap 1 lot cent. Sebagai contoh anda membuka posisi Buy (Open) EUR/USD pada harga 1,4200 (1 lot) dan melakukan penutupan (close) EUR/USD pada harga 1,4265 (1 lot). Dengan catatan 1 pip sama dengan 0,1 Dollar. Dengan begitu Gross profit yang didapatkan adalah 1,4265 dikurangi dengan nilai 1,4200 dikalikan dengan 10,000 dan dikalikan lagi dengan 0,1 x 1, sehingga hasilnya 6,5 USD (Dollar Amerika Serikat).

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply

Baca Juga Artikel Terkaitclose