5 Fakta Emas Kenapa Jadi Pilihan Investasi yang Menguntungkan

Bonus Welcome Deposit FBS

Pada era modern seperti saat ini menjalankan investasi emas seolah menjadi kewajiban oleh para pemilik kekayaan. Cara ini akan membantu para pemilik aset berharga supaya tetap bisa mempertahankan kekayaannya. Beragam cara yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan emas sebagai sebuah komoditas yang menguntungkan.

Emas Menjadi Alat Investasi Dari Dulu

Fakta Investasi Emas

Emas telah menjadi salah satu investasi yang paling lama dikenal dalam sejarah umat manusia. Saat orang belum mengenal saham, batu mulia ini telah merepresentasikan jumlah kekayaan seseorang. Salah satu alasan orang memilih emas karena sifatnya yang abadi dan diakui harganya dari masa ke masa. Bahkan, saat ini banyak yang sudah bertahun-tahun lamanya melakukan investasi dengan emas.

Sampai saat ini, emas masih digemari banyak orang untuk berinvestasi karena dianggap memiliki kelebihan dibandingkan investasi yang lain. Beberapa contohnya yakni karena emas tahan akan inflasi. Selain itu, emas memiliki tingkat likuiditas yang tinggi dibandingkan dengan bentuk investasi yang lain. Maksudnya, saat anda dalam keadaan yang terdesak, anda dapat menukarkannya dengan uang tunai dengan cepat.

Melemahnya rupiah menjadi alasan utama orang melirik investasi emas. Di samping aman, harga emas cenderung stabil dibandingkan instrumen investasi yang lain semisal saham yang harganya fluktuatif. Bagi Anda yang berminat untuk berinvestasi emas dalam jangka waktu panjang, memilih investasi emas merupakan pilihan yang tepat. Akan tetapi sebelum berinvestasi emas, mari simak penjelasan kami mengenai fakta seputar emas.

5 Fakta Emas sebagai Primadona investasi

  1. Bank sentral menyimpan emas sebagai cadangan negara

Meskipun emas sudah tidak lagi menjadi acuan mata uang, rupanya beberapa bank sentral di dunia masih menyimpan emas sebagai cadangan devisa negaranya. Adapun 10 negara yang menyimpan emas dalam jumlah besar sebagai cadangan devisanya yaitu seperti berikut;

  • Amerika Serikat: 8.133,5 ton (74,9 persen dari total cadangan devisa)
  • Jerman: 3.373,6 ton (68,9 persen dari total cadangan devisa)
  • Italia: 2.451,8 ton (67,3 persen dari total cadangan devisa)
  • Prancis: 2.435,9 ton (64,9 persen dari total cadangan devisa)
  • China: 1.842,6 ton (2,3 persen dari total cadangan devisa)
  • Rusia: 1.801,2 ton (17,3 persen dari total cadangan devisa)
  • Swiss : 1.040 ton (5,3 persen dari total cadangan devisa)
  • Jepang: 765,22 ton (2,5 persen dari total cadangan devisa)
  • Belanda: 612,45 ton (66,3% dari total cadangan devisa)
  • India: 557,79 ton (5,7 persen dari total cadangan devisa)
Baca Juga:   Peer to Peer (P2P) Lending Syariah Indonesia Terbaik Terdaftar OJK

Indonesia sendiri juga menyimpan cadangan devisa emas untuk cadangan devisanya. Akan tetapi, jumlahnya masih kalah banyak dengan negara-negara yang sudah disebut  di atas, yaitu sekitar 80,56 ton (2,5 persen dari total cadangan devisa).Pertanyaannya, mengapa bank sentral masih memegang emas padahal dolar dan mata uang lainnya sudah tidak mengacu kepada emas?Hal ini karena emas masih bernilai sebagai alat tukar yang bisa dipakai di mana pun di seluruh dunia. Ditambah lagi investasi emas bisa menjadikan penolong saat terjadinya peningkatan inflasi.

Bagi para pemerhati harga emas, pasti tahu tentang satu hal ini. Harga emas setiap harinya ditetapkan dua kali yaitu pada jam 10.30 dan 15.00 di wilayah lingkungan kerja berikut yakni N M Rothschild dengan 5 besar Bullion Houses , Deutsche Bank, HSBC, NM Rothschild, Scotia-Mocatta, dan Societe Generale adalah salah satu perusahaan layanan perbankan dan finansial dari Perancis.

Pertama kali harga emas ditetapkan yaitu pada tanggal 12 September 1919, hingga saat ini tradisi penetapan harga emas publik masih berlaku berdasarkan referensi dari para produsen dan konsumen. Selisih harga inilah yang nantinya akan dimanfaatkan oleh para investor untuk menjadikan emas sebagai lahan bisnis yang menguntungkan.

  1. Emas adalah aset tertua di dunia

Jika dibandingkan dengan instrumen investasi yang lain, emas punya usia yang jauh lebih tua. Lebih tua ditinjau dari keberadaan saham, obligasi, dan bahkan mata uang yang beredar di dunia. Hingga sampai saat ini emas masih dipercaya sebagai pilihan investasi yang paling menguntungkan. Anggapan ini berlaku global, tidak hanya untuk satu dua negara saja.

Baca Juga:   Mengenal Apa itu Cryptocurrency dan Bagaimana Cara Kerjanya

Hal ini jangan diartikan jika investasi emas jauh lebih baik ketimbang investasi lainnya seperti saham, obligasi, ataupun deposito. Karena bagaimana pun juga setiap instrumen investasi punya nilai tersendiri dan untung rugi tersendiri. Akan tetapi jika yang diinginkan adalah investasi yang bisa diwariskan secara turun temurun dan tidak terlampau dipengaruhi krisis, maka emas bisa dijadikan pilihan yang tepat.

  1. Pasokan emas terbatas

Permintaan yang meningkat sedangkan suplai barang sedikit tentu dapat membuat harga barang permintaan menjadi mahal. Begitu pula dengan emas. Jika produksinya kecil sedangkan permintaannya tinggi maka berdampak pada meningginya harga emas. Kenaikan harga emas ini bahkan bersifat global sehingga akan berpengaruh terhadap nilai emas di seluruh dunia.

Seperti yang diberitakan Kompas, produksi emas mulai menurun sejak tahun 2017. Padahal di sisi lain permintaan emas sedang banyak-banyaknya, tentu situasi ini menjadikan harga emas semakin mahal. Dan harga emas bisa semakin mahal disebabkan pengaruh kondisi politik internasional semisal meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Korea Utara. Hal ini pastinya dapat menguntungkan para investor emas.

  1. Emas pernah menjadi acuan mata uang

Pada abad ke-19, sebelum adanya investasi emas seperti sekarang, emas pernah menjadi acuan hampir seluruh mata uang di dunia. Dolar Amerika Serikat yang sedang perkasa saat ini, dulu juga pernah mengacu pada emas untuk menentukan harga jual belinya. Bisa dikatakan, emas adalah pesaing terberat dolar Amerika.

Tetapi pada tahun 1970-an, Perjanjian Bretton Woods dibatalkan sepihak oleh Amerika Serikat. Pasalnya, banyak negara yang menyimpan banyak dolar mengalami inflasi yang tinggi. Negara-negara tersebut terpaksa harus menukarkan dolar yang mereka simpan dengan emas. Amerika Serikat pun mengalami kewalahan menghadapi permintaan tersebut. Hal ini karena cadangan emas yang dimiliki Amerika Serikat tidak mampu untuk memenuhi permintaan penukaran dolar ke emas.

  1. Meskipun lebih stabil, harga emas juga fluktuatif
Baca Juga:   Mengenal Reksadana Syariah, Cara Kerja, Dan Keuntungannya

Banyak orang yang tergiur untuk investasi emas karena emas memiliki harga yang cenderung relatif  stabil. Akan tetapi melihat fakta di lapangan membuktikan bahwa harga emas juga mengalami fluktuatif. Artinya, jika harga emas hari ini kita bandingkan dengan harga emas kemarin  akan mengalami perbedaan. Maka tidak salah jika Logam Mulia Antam setiap harinya selalu menerbitkan harga emas.

Hal ini akan semakin terlihat ketika kita menukar emas dengan mata uang yang berbeda beda. Anda akan menemukan fakta bahwa antar mata yang satu dengan yang lain memiliki harga emas yang sangat bermacam macam. Sekalipun harga emas fluktuatif, harga emas menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Untuk info yang lebih jelas dan detail, anda dapat melihat grafiknya di Gold Price.

Adapun hal yang perlu anda perhatikan saat membeli emas, anda juga perlu untuk memperkirakan waktu yang tepat untuk menjualnya kembali. Sebisa mungkin anda usahakan untuk tahu kapan harga jual emas tersebut lebih tinggi dibandingkan saat anda membelinya. Oleh karena itu, emas disebut sebagai investasi jangka panjang. Anda harus benar-benar bersabar untuk menanti harga jual yang Anda idamkan jika berniat untuk menjualnya kembali.

Untuk itu, alangkah lebih baik jika Anda meningkatkan kualitas investasi dengan membeli emas 24 karat, dengan kemurnian 99,99%. Dan akan lebih baik lagi jika emas yang Anda miliki memiliki sertifikat. Anda dapat membeli emas yang terpercaya. Selain lebih berharga, emas tersebut juga lebih mudah untuk dijual kembali.Jadi tunggu apa lagi, ayo investasi dari sekarang.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)

Loading...

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply