5 Hal Penting Yang Harus Diperhatikan Kalender Ekonomi Minggu Ini

Bonus Welcome Deposit FBS

 

Komentar segar dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen akan menjadi agenda utama pasar keuangan global di minggu depan, karena mereka mencari petunjuk lebih lanjut mengenai waktu kenaikan suku bunga berikutnya.

Investor juga akan mengawasi data perumahan AS untuk menilai dampak dari badai Kategori 4 yang memukul bulan AS bagian selatan pada kegiatan ekonomi. Di tempat lain, China akan merilis data yang akan diawasi ketat kuartal ketiga di tengah tanda-tanda baru-baru ini bahwa momentum ekonomi terbesar kedua di dunia tetap kuat.

Di Inggris, para pedagang akan fokus pada data inflasi harga konsumen untuk mengukur bagaimana hal itu akan mempengaruhi pandangan Bank of England mengenai kebijakan moneter dalam beberapa bulan mendatang. Sementara itu, pelaku pasar akan fokus pada sambutan dari Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi untuk petunjuk baru saat bank sentral akan beralih dari kebijakannya yang sangat mudah.

Daftar lima peristiwa terbesar pada kalender ekonomi yang kemungkinan besar akan mempengaruhi pasar.

1. Ketua Fed Yellen Berbicara

Ketua Federal Reserve Janet Yellen akan bergabung dengan bank sentral terkemuka lainnya untuk memberikan sambutan pada kebijakan ekonomi dan moneter pada Seminar Perbankan Internasional G30 ke 32 di Washington sekitar pukul 09:00 ET (13:00GMT) pada hari Minggu. Percakapan yang seharusnya membuat investor tetap berbicara Senin.

Dia juga akan menyampaikan pidato berjudul “Kebijakan Moneter Sejak Krisis Keuangan” di Kuliah Herbert Stein Memorial di Washington pada hari Jumat pukul 19:30 ET (23:30GMT).

Komentarnya akan dipantau secara ketat untuk wawasan baru tentang kebijakan. Yellen sebelumnya mengatakan bahwa Fed masih bermaksud menaikkan suku bunga di bulan Desember, meski outlook inflasi lesu.

Baca Juga:   Dolar Tergelincir Di Bawah Tekanan Pemerintah AS

Selain Yellen, pekan ini juga akan melihat komentar dari beberapa pembicara Fed termasuk Presiden Fed New York William Dudley yang berpengaruh. Komentar dari kepala Fed Philadelphia Patrick Harker, Presiden Fed Dallas Robert Kaplan, Presiden Fed Esther George Kansas dan Presiden Fed Cleveland Loretta Mester juga akan hadir dalam agenda tersebut.

Suku bunga berjangka berada di kisaran sekitar 80% kemungkinan kenaikan suku bunga Fed Desember menurut Investing.com’s Fed Rate Monitor Tool. Bank sentral AS telah menaikkan suku bunga dua kali tahun ini.

2. Data Perumahan AS

Departemen Perdagangan akan menerbitkan sebuah laporan tentang izin mendirikan bangunan dan permukiman untuk bulan September pukul 8:30 ET (12:30GMT) pada hari Rabu.

Data tersebut diperkirakan menunjukkan bahwa izin turun 2,9% menjadi 1,245 juta bulan lalu, sementara permulaan perumahan diperkirakan akan menunjukkan penurunan sebesar 0,5% menjadi 1.174 juta, karena badai Harvey, Irma dan Maria semua berdampak pada aktivitas konstruksi.

Pada hari Jumat, National Association of Realtors akan merilis data penjualan rumah pada bulan September yang lalu pada pukul 10 pagi ET (14:00GMT), di tengah perkiraan penurunan sebesar 0,9% menjadi 5,30 juta, mengikuti penurunan 1,7% bulan sebelumnya.

Selain data yang berkaitan dengan perumahan, kalender yang agak cerah pada minggu ini juga dilengkapi survei mengenai kondisi manufaktur di wilayah Philadelphia dan New York serta angka produksi industri dan klaim pengangguran mingguan.

Baca Juga:   EUR / USD Melemah Dan Kiwi Turun Pada Hasil Pemilu

Selain data, ini juga menandai minggu pertama pendapatan kuartal ketiga, dengan raksasa teknologi Netflix (NASDAQ: NFLX) dan blue-chip Johnson & Johnson (NYSE: JNJ), IBM (NYSE: IBM), Goldman Sachs (NYSE: GS) dan UnitedHealth (NYSE: UNH) di antara beberapa nama yang melaporkan hasilnya.

Investor juga cenderung terus memantau berita utama terbaru yang keluar dari Washington sehubungan dengan reformasi pajak dan kesehatan.

3. GDP Cina Q3

China dijadwalkan untuk merilis data produk domestik bruto kuartal ketiga sekitar 02:00GMT pada hari Kamis (10:00 ET ET Rabu).

Laporan tersebut diperkirakan akan menunjukkan ekonomi terbesar kedua di dunia tumbuh 6,8% dalam tiga bulan yang berakhir 30 September, sedikit berkurang dari tingkat kuartal sebelumnya sebesar 6,9%.

Negara Asia juga akan mempublikasikan data produksi industri September, investasi aset tetap dan penjualan eceran bersamaan dengan laporan PDB. Sebelum rilis besar hari Kamis, data inflasi produsen dan konsumen akan dirilis pada hari Senin.

Kongres Partai Komunis China yang dimulai pada hari Rabu juga akan mendapat perhatian. Pertemuan politik ini, yang berlangsung lima tahun sekali, mendapat mandat untuk menyetujui kebijakan baru serta menunjuk posisi tertentu orang-orang yang akan memimpin negara Asia dalam lima tahun ke depan.

4. Angka Inflasi Inggris

Kantor Statistik Nasional Inggris akan merilis data inflasi harga konsumen untuk bulan September pukul 08:30GMT (4:30 ET) pada hari Selasa.

Analis memperkirakan CPI tahunan mencapai level tertinggi lima tahun sebesar 3,0% dari 2,9% bulan sebelumnya, yang selanjutnya akan mendukung kenaikan suku bunga oleh Bank of England.

Baca Juga:   Euro Sideways Sementara Pasar Mengkhawatirkan Data GDP

Gubernur BoE Mark Carney dijadwalkan untuk bersaksi di depan Komite Pemilihan Perbendaharaan di London tak lama setelah rilis data CPI sekitar pukul 10:15 GMT (6:15 ET).

Selain laporan inflasi, para pedagang akan fokus pada data pengangguran dan penjualan ritel bulanan untuk indikasi lebih lanjut mengenai berlanjutnya dampak keputusan Brexit mengenai ekonomi.

Data terbaru telah melukiskan gambaran ekonomi yang tenang seperti BoE bersiap untuk menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam satu dekade. Bank sentral Inggris mengatakan pada bulan September bahwa kemungkinan akan menaikkan biaya pinjaman di bulan depan jika tekanan ekonomi dan harga terus tumbuh.

Politik kemungkinan akan berada di belakang pikiran investor, karena mereka terus mencari berita mengenai negosiasi Brexit.

5. Presiden ECB Draghi Memberikan Komentar

Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi akan menyampaikan ucapan pembukaan pada konferensi Bank Sentral Eropa di Frankfurt pada pukul 08:10GMT (4:10 ET) pada hari Rabu.

Investor akan sangat ingin mendapatkan wawasan lebih jauh mengenai keputusan apa yang diharapkan dari ECB berkaitan dengan pembelian aset dan panduan ke depan.

Draghi mengindikasikan bulan lalu bahwa ECB bisa mulai meruncingkan program stimulus massanya pada awal Oktober. Pertemuan bank sentral berikutnya dijadwalkan pada 26 Oktober.

Selain Draghi, ada juga survei mengenai semangat kerja bisnis Jerman untuk bulan Oktober dari lembaga ZEW yang akan dirilis pada hari Selasa.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply