Abaikan Data Inflasi, Dolar Kanada Menguat Terbatas

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang USD/CAD menguat sekitar 0.2 persen ke kisaran 1.3270 pada awal sesi New York (18/9), setelah kemarin sempat ditutup pada level 1.3244. Data inflasi Kanada dilaporkan melambat pada bulan Agustus 2019, tetapi pelaku pasar masih berfokus pada prospek perubahan kebijakan suku bunga bank sentral Kanada (BoC) dan Federal Reserve).

Dolar Kanada Menguat Terbatas

Badan Statistik Kanada melaporkan bahwa pertumbuhan inflasi konsumen tercetak -0.1 persen (Month-over-Month), atau melambat dari 2.0 persen menjadi 1.9 persen (Year-on-Year) pada bulan Agustus 2019. Inflasi tahunan menjauh dari estimasi maupun target bank sentral yang dipatok pada 2.0 persen.

Meski demikian, laju pertumbuhan inflasi bulanan lebih baik dibandingkan estimasi yang sebesar -0.2 persen. Sejumlah parameter inflasi lain seperti Median CPI dan Trimmed CPI juga masih bertahan pada level 2.1 persen (Year-on-Year). Konsekuensinya, data inflasi kali ini mendukung keengganan BoC untuk memangkas maupun menaikkan suku bunga.

“Kejutannya datang dari tarif pesawat yang, berlawanan dengan proyeksi, mengalami kenaikan lagi pada bulan Agustus. Sub-kategori ini telah mengalami perubahan metodologis yang mengakibatkan peningkatan volatilitas. Hasilnya, kami memperkirakan kenaikan dua bulan terakhir untuk berbalik saat data bulan September dirilis. Secara keseluruhan, tak banyak implikasinya bagi kebijakan BoC, khususnya karena rerata barometer tiga inflasi inti masih mengikuti 2 persen,” kata Royce Mendes, seorang ekonom dari CIBC Capital Markets.

Baca Juga:   Emas Turun, $ 1.200 Bertahan Berubah Rentan Setelah Fed Mengumumkan Kenaikan Suku Bunga

“Inflasi utama melemah dalam tiga bulan terakhir, karena konsumen mendapatkan kelegaan dalam harga BBM pada musim panas. Sementara itu, inflasi inti terus bergerak sekitar 2 persen, membedakan BoC dari bank sentral dunia lainnya (yang menghadapi kegagalan pencapaian target inflasi berkelanjutan -red). Dengan Fed berpotensi memangkas suku bunga pinjaman lagi hari ini (dan mungkin membuka pintu untuk pemangkasan tambahan), BoC bisa jadi mengakhiri tahun ini dengan suku bunga tertinggi diantara negara-negara G7,” ujar Josh Nye dari RBC Capital Markets.

Pelaku pasar saat ini tengah menantikan pengumuman suku bunga Federal Reserve. Fed diperkirakan akan mengumumkan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pasca rapat kebijakan besok dini hari. Di sisi lain, BoC diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga sama sekali hingga akhir tahun ini.

Situasi tersebut mendorong penguatan Loonie terhadap Greenback. Namun, posisinya bisa berbalik seketika jika kedua bank sentral tak memenuhi ekspektasi investor dan trader.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply