Apa itu Pasar Modal ?

Bonus Welcome Deposit FBS

apa itu pasar modal IndonesiaAnda mungkin sudah sering mendengar tentang dinamika dan gejolak pasar modal di berbagai berita ekonomi nasional dan internasional, namun sudahkah Anda benar-benar memahami apa itu pasar modal, siapa yang terlibat dan apa peranannya dalam perekonomian sebuah negara ? Entah Anda berminat di bidang usaha terkait pasar modal atau hanya ingin tahu, memahami soal pasar modal akan menjadi bekal yang bagus untuk memahami dinamika perekonomian dan keuangan di suatu negara.

Hal ini tidak mengherankan jika melihat manfaat pasar modal yang kinerjanya sangat memengaruhi kondisi perekonomian suatu negara secara keseluruhan. Pasalnya, transaksi bursa dalam dinamika pasar modal sangat memengaruhi aliran dana jangka panjang yang merupakan salah satu fungsi pendukung penting dalam perputaran modal pada perekonomian suatu negara. Selain itu, dalam tatanan yang lebih spesifik, pasar modal adalah sarana investasi alternatif bagi banyak lembaga maupun individu.

Jadi, di dalam pasar modal, yang diperdagangkan bukan sekedar ‘modal’ tetapi sebenarnya sekumpulan produk instrumen keuangan, terutama yang sifatnya jangka panjang seperti obligasi, saham, efek dan sebagainya. Transaksinya berlangsung antara investor, badan pemerintah, emiten (pihak penjual produk pasar modal), broker, penjamin dan institusi terkait lainnya. Keseluruhan prosesnya diawasi oleh lembaga yang berwenang agar tidak terjadi kecurangan, penipuan dan penyalahgunaan.

Kegiatan pasar modal di Indonesia telah berlangsung sejak jaman Belanda, tepatnya pada tahun 1878 dimana perusahaan sekuritas Dunlop & Koff terbentuk, yang nantinya akan menjadi PT Perdanas.

Pelaku di dalam Aktifitas Pasar Modal

Aktifitas pasar modal meliputi banyak sekali model transaksi, sehingga pelakunya juga ada bermacam-macam. Berikut adalah beberapa pihak yang pasti terlibat dalam kegiatan di pasar modal beserta fungsi mereka masing-masing:

  • Emiten, yaitu pihak yang menjual produk pasar modal seperti surat berharga, yang tujuannya biasanya adalah mendapatkan atau memperluas permodalan usaha mereka. Akan tetapi, pihak yang menjadi emiten biasanya juga memiliki tujuan yang lebih khusus, misalnya mengalihkan kepemilikan saham di perusahaannya atau menyeimbangkan permodalan agar jumlah modal asing tidak melebihi modal lokal.
Baca Juga:   Mengenal Apa Itu Bitcoin

Setiap emiten yang melakukan emisi psaar bursa harus mencantumkan tujuannya di dalam rapat umum pemegang saham, sehingga bisa jelas tujuan yang diinginkannya dan strategi yang digunakannya.

  • Investor, yaitu pihak yang memiliki dana sehingga bisa memodali atau menyuntikkan dana ke perusahaan emiten. Biasanya pihak yang menjadi investor bertujuan untuk mendapatkan hasil investasi yang lebih banyak yaitu dari hasil pemberian bunga deviden, yang nantinya akan diberikan oleh pihak emiten. Plus, pihak investor bisa mendapat hak kepemilikan perusahaan, dan saham yang mereka peroleh nantinya bisa dijual lagi jika perlu.

Karena tujuannya, investor yang waspada tentunya harus meneliti dulu potensi emiten sebelum benar-benar menanamkan modal.

  • Pialang alias broker, yaitu pihak yang secara resmi bertugas menjadi perantara transaksi antara si emiten dan investor. Di sini, broker membantu investor memeroleh informasi mengenai emiten agar investor bisa jeli menyeleksi emiten untuk potensi keuntungan masa depan. Investor juga melakukan transaksinya lewat broker.
  • Underwriter, yaitu pihak yang secara resmi menjadi penjamin emisi dimana dalam hal ini emiten mendapat jaminan bahwa obligasi atau saham yang dijualnya pasti akan terjual sebelum mencapai batas waktu tertentu, jadi si emiten tidak rugi.
  • Guarantor, yaitu pihak yang secara resmi menjadi penjamin investor, dimana investor akan mendapat jaminan bahwa dana yang ditanamkannya tidak akan mendatangkan kerugian bagi investor dan mendatangkan untung.
  • Trustee, yaitu pihak yang secara resmi menjadi wali untuk amanat sang investor sebelum memutuskan untuk menanamkan dananya bagi pihak emiten. Dalam hal ini, lembaga atau pihak wali membantu investor menilai berbagai aspek terkait emiten, termasuk misalnya jumlah dan jenis kekayaannya, kompetensi emiten dalam mengelola modal, serta mengawasi pembayaran bunga deviden dan tahap-tahap pengelolaan modal emiten tersebut. Trustee juga menjadi tempat investor berkonsultasi.
Baca Juga:   Pengaruh Suku Bunga Terhadap Pasar Forex

Selain para pelaku di atas, sebuah pasar modal juga tidak bisa melakukan aktifitasnya kalau tidak ada pihak-pihak lainnya seperti kantor administrasi, pihak penunjang aktifitas pasar modal serta perusahaan sekuritas yang memproduksi surat berharga. Selain itu, ada juga pihak-pihak yang secara khusus menjadi pengawas resmi aktifitas pasar modal sehingga kegiatan yang berlangsung tetap sah, tidak melanggar aturan dan merugikan pihak tertentu. Semuanya merupakan unsur yang penting dalam pergerakan aktifitas pasar modal.

Mengapa Aktifitas Pasar Modal Sangat Penting ?

Walaupun Anda mungkin tidak terlibat langsung dalam aktifitas pasar modal di bursa, aktifitas ini ternyata sangat penting bagi keberlangsungan ekonomi suatu negara, yang berarti memengaruhi perekonomian Anda juga. Berikut adalah beberapa manfaat aktifitas pasar modal bagi perekonomian suatu negara dan masyarakatnya:

  • Pasar modal dapat menjadi indikator kondisi ekonomi dan moneter suatu negara, karena logikanya semakin aktif kegiatan pasar modal suatu negara, maka semakin bagus pula kondisi ekonomi karena ini menandakan banyak perusahaan dan pelaku bisnis yang aktif.
  • Pasar modal dapat membantu berbagai perusahaan atau lembaga untuk memeroleh tambahan modal usaha, karena mereka bisa menjual saham untuk dibeli oleh perusahaan lain dan bahkan individu. Ini berarti ada alternatif untuk perusahaan kecil untuk mengembangkan usahanya atau melakukan ekspansi.
  • Pasar modal dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan kinerja dan produktifitasnya, yaitu dengan cara mendapat suntikan modal produksi lewat penjualan saham dan surat berharga lainnya di pasar modal.
  • Pasar modal dapat membantu memeratakan pendapatan di suatu negara; hal ini diperoleh lewat pembagian bunga deviden dari perusahaan emiten kepada pihak yang menjadi investornya jika perusahaan emiten meraup untung.
  • Pasar modal melibatkan pembagian deviden dari emiten ke investor, yang berarti memberi kontribusi juga bagi pemerintah karena pemberian deviden dalam pasar modal adalah transaksi yang dikenai pajak.
  • Pasar modal memberi kesempatan pada perusahaan untuk memperluas bidang kerja, menambah cabang dan bahkan melakukan ekspansi. Hal ini kemudian bisa berlanjut pada bertambahnya luas lapangan kerja di berbagai daerah, dan memberi banyak kesempatan bagi masyarakat untuk mendapat penghasilan.
Baca Juga:   Investasi yang Menjanjikan dan Bagus untuk Masa Depan

Jadi, secara keseluruhan, aktifitas pasar modal sangat penting bagi perekonomian suatu negara. Lewat pasar modal, berbagai instrumen keuangan jangka panjang diletakkan dalam alur transaksi sedemikian rupa sehingga terus aktif berputar dan membantu banyak pihak memperluas bisnisnya, membantu permodalan serta mendapat profit. Selain itu, secara tidak langsung, aktifitas pasar modal telah membantu situasi perekonomian negara lewat pajak bunga deviden.

Instrumen pasar modal juga bisa menjadi alternatif bentuk investasi baik bagi institusi maupun individu, dimana hal ini bisa menjadi sarana diversifikasi investasi untuk mengurangi resiko serta menambah keuntungan. Jadi bisa disimpulkan bahwa pasar modal bukan hanya merupakan tempat transaksi antar emiten dan investor, namun juga aktifitas yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi negara.

Artikel Terkait Seputar Pasar Modal :

Silahkan Beri penilaian pada artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...
Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply