Apa itu Trailing Stop dan Fungsinya dalam Trading

apa itu trailing stop dan fungsinya dalam trading
Bonus Welcome Deposit FBS

Trailing Stop

Trailing stop tentu sudah bukan merupakan hal yang aneh di kalangan para trader. Sebagaimana yang telah kita ketahui trailing stop merupakan fasilitas bagi para investor untuk mengawasi harga investasi atau saham mereka. Trailing stop memungkinkan akun investor untuk melakukan instruksi yang telah diprogramkan sebelumnya, seperti mengurangi tingkat kerugian yang lebih besar dengan cara menjual sebagian atau seluruh investasi. Perintah tersebut akan direalisasikan pada saat harga tiba-tiba turun. Anda dapat menggunakan fasilitas trailing stop untuk instrumen investasi dengan tingkah kenaikan atau penurunan harga yang tajam.

Pada investasi saham, fasilitas ini pada umumnya digunakan untuk saham gorengan. Pada awalnya, trailing stop digunakan pada investasi trading forex dan index karena kedua jenis investasi ini tingkat fluktuasinya termasuk sangat tinggi. Sebagian investor pada investasi saham kadangkala membiarkan saja harga sahamnya turun dengan harapan suatu saat akan kembali naik. Selain itu ada pula investor yang sengaja membuat sahamnya dijual untuk mendapatkan kerugian pada batas tertentu bila harga saham memang turun atau tengah berlaku kondisi bearish trend atau downtrend.

Fasilitas ini sangat cocok digunakan bila investor bertujuan untuk melakukan penjualan pada batas tertentu tetapi tak dapat melakukan pengawasan secara terus-menerus pada pasar untuk memonitor fluktuasi harga. Kesimpulannya, trailing stop akan membantu investor untuk meminimalkan tingkat kerugian atau mempertahankan profit hingga pada batas tertentu atau disebut stop price. Para trader sering kebingungan untuk menutup posisi atau tidak saat tengah bertrading dan telah berhasil mendapat keuntungan. Anda memiliki dua pilihan di sini, yang pertama adalah melakukan close dan mengambil profit, atau mengamati trend untuk melihat apakah trend telah melemah atau masih cukup kuat. Bila trend menguat, Anda dapat menggeser stop loss.

Baca Juga:   Mengenal Apa itu Trading Option ?

Kegiatan inilah yang disebut dengan trailing stop, yaitu melindungi keuntungan yang telah berhasil kita menangkan. Tentu saja setiap trader memiliki karakter dan kebiasaan masing-masing dalam menerapkan SL dan TP. Misalnya ada trader yang melakukan SL setelah mendapatkan profit setiap 10 pips, atau ada pula yang menggunakan pedoman menggeser SL setelah mencapai setengah TP. Yang dimaksud di sini adalah, seandainya trader tersebut mengambil TP 50 pips, maka penggeseran SL akan diberlakukan setiap 25 pips.

Ada trader yang dalam menggeser SL menggunakan pedoman support resistant, ada pula yang sebagai patokannya trader menggunakan tingkat-tingkat fibonacci. Apa pun pedoman yang Anda berlakukan dalam menggeser SL, yang jelas tujuan diterapkannya metode ini adalah melindungi profit yang telah berhasil kita peroleh. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya loss bila kita telah mendapatkan keuntungan tetapi malah terjadi pergerakan harga yang berbalik arah. Pada kondisi demikian, trader bisa saja menggeser SL atau mengikuti kekuatan trend dengan menggeser TP.

Hal ini memang memerlukan ketekunan tersendiri, apalagi bila trading yang kita lakukan adalah pada platform yang mengharuskan aktifitas tersebut dilakukan secara manual. Tetapi upaya ini akan memungkinkan Anda mengikuti trend tanpa merugi karena spread secara terus-menerus. Jadi, setelah mendapatkan profit, kita memang dapat melakukan close pada posisi, tetapi kita juga masih dimungkinkan untuk melakukan open position kembali bila ternyata trend masih tetap berlanjut.

Resiko dari aktifitas ini adalah kita bisa terkena spread berkali-kali karena terus-menerus melakukan open-close position. Bila beban spred yang harus kita tanggung kecil saja, misalnya hanya 2 pips mungkin tak terlalu menjadi masalah, tetapi beberapa broker memberlakukan biaya spread mencapai 9 hingga belasan pips. Hal ini tentu akan sangat menguntungkan bila dapat dihindari. Sebenarnya ada metode tertentu untuk untuk melakukan trailing TP dan SL tanpa terkena beban spread terus-menerus demi mengikuti pergerakan yang harga.

Baca Juga:   Cara Berinvestasi di Pasar Modal

Hal yang sering menjadi rintangan bagi para trader untuk melakukan trailing ini adalah tak cukupnya kesabaran dan ketekunan. Hal ini akan semakin menantang bila platform trading yang kita gunakan hanya memungkinkan kita untuk mengaktifkan TP atau SL secara manual karena membutuhkan banyak waktu. Trailing manual ini akan menjadi semakin sulit dilakukan bila trader hanya dapat meluangkan sedikit waktu untuk bertrading mungkin karena masih memiliki profesi lain atau masih bekerja sebagai karyawan.

Dalam menggunakan fasilitas ini, trader memang harus melakukan pengecekan secara teratur termasuk menggeser SL dan TP. Seringkali trader merasa menyesal saat posisi sudah dalam kondisi closed saat keuntungan lebih besar masih dapat diperoleh. Di sinilah kematangan psikologi kita diuji, trader berpengalaman mengatakan, menyesali keputusan yang telah diambil menunjukkan bahwa secara psikis kita masih belum terlalu siap untuk menjadi trader profesional. Terlepas dari hal tersebut, bahwa fasilitas ini akan membuat trader lebih tenang, sehingga Anda harus melakukan trailing secara teratur. Trailing stop akan membantu trader mengurangi kebimbangannya untuk menutup trading ataukah tidak.

Secara teknis, cara untuk menerapkan trailing stop ini tidaklah sulit. Anda hanya perlu melakukan klik kanan pada order atau posisi Anda yang tengah aktif. Setelah itu pilih trailing stop dan tentukanlah jarak pips-nya. Seandainya Anda menentukan trailing stop pada angka 20 poin lalu Anda melakukan order buy market pada nilai 1.3000, maka trailing stop akan secara otomatis menggeser stop loss pada harga 1.3001 bila harga naik menyentuh poin 1.3021. Dengan perkiraan jarak trailing stop ditetapkan 20 pips, yaitu 1.3021-20, maka Anda masih dapat meraih profit sebesar 1 pip. Kemudian bila ternyata harga naik pada poin 1.3030, secara otomatis SL Anda pun akan turut ditingkatkan menjadi 1.3010.

Baca Juga:   Apa Itu Reksadana

Jika dari point 1.3030 tersebut terjadi penurunan ke angka 1.3015, SL Anda akan tetap pada posisi 1.3010 dan tak terjadi penurunan. Stop loss secara otomatis menyesuaikan diri agar keuntungan Anda terlindungi karena telah terkunci oleh fasilits trailing stop tadi. Fasilitas tersebut akan memungkinkan Anda untuk memperoleh keuntungan secara optimal tanpa khawatir profit tersebut akan berubah menjadi kerugian.

Memang terdapat kelebihan dan kekurangan dalam menggunakan fasilitas trailing stop, kelebihannya yaitu, Anda berpotensi untuk memperoleh profit besar jika pasar bergerak searah dalam durasi lama dan dengan jumlah pips yang besar. Sementara kekurangan dari fasilitas ini adalah, adanya peluang pula untuk kehilangan profit yang telah Anda kumpulkan sebelumnya ketika pasar mengalami perubahan arah dan menyentuh trailing stop yang telah digunakan sebelumnya. Jadi, jika ingin profit Anda terlindung mulailah menggunakan fasilitas ini.

Tak hanya dalam investasi saham atau forex, dalam investasi apa pun selalu ada resiko kerugian yang juga harus kita tanggung. Semakin tinggi resiko kerugian yang terbayang, peluang keuntungan yang dapat kita peroleh pun akan semakin tinggi. Tetapi tentu ada beragam strategi untuk meminimalkan kerugian dan memaksimalkan keuntungan. Jangan bosan belajar dan terus-menerus mencoba untuk mendapatkan metode trading yang sesuai dengan karakter Anda. Nah, happy trading!

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini

Leave a Reply