Apa itu Asuransi Unit Link dan Bagaimana Cara Kerjanya ?

Bonus Welcome Deposit FBS

Ketika menyebut asuransi, mungkin yang terbayang di benak anda adalah biaya bulanan, bukan? Karena persepsi yang cenderung menyimpang, banyak orang yang enggan mengeluarkan uang untuk asuransi. Beda halnya dengan investasi. Berbicara investasi pastilah berbicara profit alias keuntungan. Nah, Unit Link hadir dengan konsep yang berbeda, yakni memadukan antara asuransi jiwa dengan investasi. Keuntungan dari investasi inilah yang nantinya akan dialokasikan untuk membayar premi asuransi.

Dalam prakteknya di lapangan, ada begitu banyak kesalahpahaman tentang Unit Link. Tidak jarang terjadi permasalahan di lapangan karena pemahaman yang tidak lengkap saat mengambil keputusan. Ada juga yang menjadi korban iming-iming agen asuransi yang berlebihan. Nah, sebelum memutuskan untuk membeli asuransi Unit Link, ada baiknya anda mengetahui cara kerjanya secara rinci.

Bagaimana Cara Kerja Asuransi Unit Link?

asuransi unit link

Sebagaimana diketahui, Unit Link memadukan asuransi dengan investasi. Layaknya asuransi jiwa, anda menerima proteksi atas liabilitas yang berkaitan dengan keselamatan jiwa. instrumen kedua adalah investasi. Biasanya, investasi digunakan untuk reksadana, seperti reksadana saham, reksadana obligasi, reksadana campuran, dan sebagainya. Lalu, bagaimana kedua instrumen ini bekerja?

  • Premi yang anda bayarkan masuk ke instrumen investasi;
  • Kemudian, menghasilkan nilai polis
  • Nilai polis kemudian digunakan untuk membayar biaya asuransi.
  • Jika nilai polis masih tersisa setelah dikurangi biaya, maka saldonya digunakan untuk menambah investasi. Anda juga dapat menggunakan saldo tersebut untuk biaya asuransi di bulan berikutnya.
  • Jika nilai polis tidak cukup untuk membayar biaya-biaya, maka perusahaan akan meminta anda melakukan penyetoran (top-up). Pembayaran tambahan ini bukan premi rutin, melainkan pembayaran untuk menutupi kekurangan biaya pada periode sebelumnya.
  • Atau, kekurangan pembayaran bisa dipotong dari nilai polis asuransi.
  • Jika anda tidak melakukan top-up, maka proteksi asuransi akan terhenti.
Baca Juga:   Tips dan Cara Agar Tidak Kena Investasi Bodong

Dengan kata lain, tidak selamanya investasi yang anda tanamkan pada asuransi Unit Link tidak memberikan hasil sesuai harapan anda. Jika kinerja perusahaan di mana uang anda diinvestasikan kurang optimal, akan berimbas pada pendapatan investasi anda. Jadi, jika ada agen yang menawarkan Unit Link dan mengiming-imingi keuntungan pasti setiap bulannya, bisa jadi agen tersebut bukan agen resmi dari perusahaan asuransi.

Kerja Asuransi Unit Link: Biaya

Sebelum membeli Asuransi Unit Link, anda juga harus memahami komponen biaya-biaya yang ada, antara lain:

  1. Biaya Akuisisi

Biaya ini juga dikenal sebagai biaya pemeliharaan polis yang muncul sehubungan dengan permohonan anda anda untuk asuransi dan penerbitan polis asuransi. Biaya akuisisi pada asuransi Unit Link dibebankan secara berjenjang; jadi, tidak dipotong atau dipungut sekaligus. Biaya ini dikenakan atas premi dasar dan digunakan untuk operasional perusahaan, termasuk komisi agen.

Bisa dikatakan bahwa biaya akuisisi hampir sama dengan biaya operasional. Biaya akuisisi umumnya dipotong selama 5 tahun, dengan besaran yang bervariasi antar perusahaan asuransi dan berjenjang setiap tahunnya, misalnya:

  • Tahun ke-1 = 100%
  • Tahun ke-2 = 55%
  • Tahun Ke 3 = 10%
  • Tahun Ke 3 = 10%
  • Tahun Ke 3 = 10%

Jika dilihat dari komposisi di atas, premi asuransi yang anda bayarkan di tahun pertama semuanya digunakan untuk biaya akuisisi. Dengan kata lain, di tahun pertama, nilai polis anda belum bertambah sama sekali. Jadi, jika anda diiming-imingi keuntungan dari Unit Link sejak tahun pertama, kemungkinan besar itu hanyalah penipuan dari agen asuransi gadungan.

  1. Biaya Pertanggungan Dasar

Di tahun kedua, biaya akuisisi dipotong 55% dari premi yang anda bayarkan. Lalu, apakah 45% lagi akan langsung masuk ke investasi anda? Jawabannya TIDAK. Selain biaya akuisisi, masih ada biaya pertanggungan dasar atau yang dikenal dengan biaya asuransi (cost of insurance) yang dipotong setiap bulan. Besarannya sesuai dengan nilai polis.

  1. Biaya Pertanggungan Tambahan
Baca Juga:   Mengenal Apa itu Cryptocurrency dan Bagaimana Cara Kerjanya

Unit Link memang memberikan anda peluang mendapatkan fasilitas tambahan yang tidak tersedia dari asuransi jiwa biasanya. Namun, pertanggungan tambahan ini tidaklah datang begitu saja. Anda biaya asuransi tambahan (rider cost) yang dipotong setiap bulannya dari premi anda. Semakin banyak manfaat tambahan yang anda dapatkan, semakin besar cost rider bulanan yang anda dikenakan.

Selain tiga komponen biaya utama di atas, ada lagi biaya administrasi yang dipotong setiap bulanan. Jika anda mengubah pemanfaatan dana investasi dari Instrumen A ke Instrumen B, maka anda juga akan dikenakan biaya perubahan alokasi dana investasi (switching cost).

Dengan adanya komponen biaya bulanan yang dipotong dari premi asuransi bulanan anda, tidak heran kalau investasi Unit Link belum menunjukkan hasil yang menggembirakan dalam 5 (lima) tahun pertama. Kurangnya pemahaman atas cara kerja asuransi Unit Link ini kerap menimbulkan permasalahan antara perusahaan asuransi dengan nasabahnya.

Kerja Asuransi Unit Link: Nilai Polis

Banyak yang salah menafsirkan nilai polis sebagai nilai premi. Premi dan nilai polis adalah dua hal yang sangat berbeda. Premi adalah biaya bulanan yang anda bayarkan, sedangkan nilai polis adalah hasil investasi setelah periode tertentu. Misalnya, anda membeli polis asuransi dengan nilai pertanggungan Rp. 100 juta selama 15 tahun. Setelah periode pertanggungan selesai, nilai investasi anda diproyeksikan naik menjadi Rp. 150 juta setelah dipotong biaya-biaya. Jumlah sebesar Rp. 150 juta inilah nilai polis.

Baca Juga:   7 Jenis Investasi yang Nilainya Terus Meningkat Tiap Tahun

Dalam asuransi Unit Link, nilai polis inilah yang digunakan untuk investasi oleh perusahaan asuransi. Nilai polis akan terus bertambah jika kinerja investasi anda berkembang positif. Dengan kata lain, hasil investasi lebih besar daripada biaya-biaya yang anda tanggung. Sebaliknya, nilai polis akan terus menurun jika investasi tidak berjalan dengan baik.

Ada beberapa hal yang perlu dipahami terkait nilai polis pada asuransi Unit Link, antara lain:

  • Nilai polis hanyalah proyeksi, bukan angka mutlak. Pada akhirnya, nilai polis Atetap ditentukan oleh kinerja investasi;
  • Tidak ada jaminan nilai polis anda bertambah terus-menerus. Peluang bertambah atau berkurangnya nilai polis tergantung kepada kinerja investasi yang dikelola perusahaan asuransi. Selain profesionalisme manajer investasi, anda juga perlu cermat dalam memilih instrumen investasi. Jika kurang cermat, bisa jadi investasi anda tidak berjalan baik.
  • Unit Link adalah asuransi plus investasi jangka panjang. Seperti dibahas di atas, investasi belum akan optimal dalam 5 tahun pertama karena ada biaya akuisisi yang harus anda cicil. Jadi, jika ingin mendapatkan hasil optimal, pilihlah skema investasi minimal 10 tahun.

Terlepas dari peluang untung atau ruginya, asuransi Unit Link masih sangat menggiurkan. Pemahaman tentang alur kerja, peluang profit atau kerugian, serta biaya-biaya sangat penting untuk menghindari masalah yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Hal terpenting yang harus diingat bahwa asuransi Unit Link tetaplah asuransi. Jadi, proteksi menjadi hal yang utama. Jika anda dibutakan oleh iming-iming keuntungan besar setiap bulannya setelah berinvestasi, maka anda akan mengalami kekecewaan.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply