AUD dan NZD Meroket Karena Optimisme Trump

Bonus Welcome Deposit FBS

Dolar Australia dan Dolar New Zealand meroket pada perdagangan hari Selasa ini (30/Oktober), setelah Presiden Donald Trump mengungkapkan optimismenya bahwa diskusi dengan Tiongkok akan membuahkan hasil dan mengakhiri perang dagang dalam beberapa pekan atau bulan mendatang. Pasangan mata uang AUD/USD meroket 0.80 persen ke level 0.7112, sementara NZD/USD melonjak 0.76 persen ke 0.6570.

AUD dan NZD Meroket Karena Optimisme Trump

Dalam sebuah wawancara dengan Laura Ingraham dari Fox News pada hari Senin, Presiden Donald Trump menyampikan bahwa ia yakin bisa mencapai sebuah “kesepakatan hebat” untuk mengakhiri konflik perdagangan dengan Tiongkok. Komentar tersebut sehubungan dengan jadwal pertemuan tingkat tinggi G20 di Buenos Aires bulan depan, dimana Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping diekspektasikan akan menggelar diskusi bilateral.

Meskipun pihak Gedung Putih menepis signifikansi pertemuan Trump dan Xi, tetapi pernyataan Trump cukup memadai untuk melonjakkan NZD dan AUD yang perekonomiannya berhubungan erat dengan negeri Panda.

Tiongkok merupakan konsumen terbesar bagi ekspor barang tambang Australia maupun ekspor komoditas agri New Zealand, sehingga pertumbuhan ekonominya bakal memengaruhi kedua negara di kawasan Antipodean itu pula.

Baca Juga:   BERITA SAHAM RABU 26/12/2018 - EUFORIA TRANSJAWA, 96.430 KENDARAAN LINTASI GT KALI KLUNGKUNG

“Perkembangan (terbaru) telah meningkatkan pertaruhan menjelang pertemuan antara Trump dan Xi Jinping, yang bisa menjadi pivot bagi performa pasar forex menjelang akhir tahun. Tanpa kemajuan baru dalam diskusi (tersebut), kami akan mengekspektasikan mata uang komoditas dan mata uang Asia untuk tetap berada pada tekanan jual, dengan USD/CNY sudah makin mendekati resisten teknikal penting pada level 7.0000,” ujar Lee Hardman, analis mata uang di MUFG.

Apabila diskusi gagal, maka Washington akan menaikkan tarif atas semua barang impor asal Tiongkok yang belum dikenai bea pada bulan Desember mendatang. Sebagai imbasnya, pertumbuhan ekonomi Tiongkok bisa merasakan dampak perlambatan yang lebih besar.

Sementara itu, pelaku pasar mengabaikan sejumlah laporan ekonomi dari Australia hari ini. Building Approvals bulan September hanya tumbuh 3.3 persen, lebih rendah dari ekspektasi 3.9 persen; tetapi masih tercatat sebagai pemulihan dari pertumbuhan -8.1 persen pada periode sebelumnya. Di sisi lain, titik krusial bagi Dolar New Zealand kemungkinan baru akan muncul pada hari Rabu besok, sehubungan dengan jadwal rilis data ANZ Business Confidence.

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply