AUD Merosot Jelang Rilis Data Ketenagakerjaan Australia

Bonus Welcome Deposit FBS

Pasangan mata uang AUD/USD merosot sekitar 0.5 persen hingga level terendah 0.6960 dalam perdagangan sesi Eropa hari Senin ini (13/5) di tengah tingginya kekhawatiran pasar mengenai eskalasi konflik perdagangan AS-China. Dolar Australia melemah terhadap hampir semua mata uang mayor sebagai akibat dari perkembangan tersebut. Meski demikian, sejumlah analis menilai kalau rilis data ketenagakerjaan Australia dalam pekan ini boleh jadi akan berdampak lebih signifikan terhadap Aussie.

AUD Merosot Jelang Rilis Data Ketenagakerjaan Australia

Akhir pekan lalu, perundingan perdagangan antara AS dan China berakhir buntu. Washington menuntut janji dari China agar merubah undang-undangnya secara konkrit. Namun, Beijing menolaknya karena dianggap dapat merugikan kepentingan China. Sementara itu, kenaikan tarif impor dari 10 persen menjadi 25 persen mulai dikenakan oleh AS atas USD200 Miliar produk asal China pada hari Jumat malam.

Dolar Australia ikut terdampak karena besarnya skala perdagangan komoditasnya dengan China. Apabila kondisi ekonomi China memburuk sebagai akibat dari eskalasi konflik dengan AS, maka permintaan China atas komoditi Australia juga bisa menurun. Dalam hal itu, bukan hanya nilai ekspor Aussie yang bakal jatuh, melainkan juga harga komoditi dunia.

Baca Juga:   Pon Stabil Setelah BoE Membuat Kebijakan Tidak Berubah

Sementara itu, trader dan investor juga memantau jadwal rilis sepaket data ketenagakerjaan Australia pada hari Rabu dan Kamis besok. Secara khusus, pelaku pasar mengharapkan kenaikan gaji rata-rata sebesar 0.6 persen selama kuartal pertama, agar mampu mendongrak laju kenaikan gaji tahunan dari 2.3 persen menjadi 2.4 persen.

Pernyataan bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia) terakhir merujuk pada kuatnya sektor ketenagakerjaan sebagai salah satu alasan untuk tidak memangkas suku bunga. Dengan demikian, apabila laporan ketenagakerjaan besok meleset dari ekspektasi, maka Aussie dikhawatirkan bisa merosot lebih jauh lagi.

“Dikarenakan pernyataan RBA baru-baru ini, kejutan yang lebih rendah dalam data pasar tenaga kerja Australia minggu ini akan meningkatkan probabilitas pemangkasan suku bunga (yang mungkin dilakukan) sedini bulan Juni dan menekan AUD ke bawah. AUD bisa jatuh lebih dari 1 sen Dolar AS, apabila data ketenagakerjaan Australia itu mengecewakan,” kata Kim Mundy, seorang pakar strategi dari Commonwealth Bank of Australia (CBA).

Klik icon-icon dibawah untuk Membagikan Tulisan ini
Analisaforex.com di Google Play Store

Leave a Reply